Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

11 Negara Meriahkan Ajang PKB 2019

Bali Tribune/ KONFERENSI PERS - Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers PKB ke-41 di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (10/6)
balitribune.co.id | Denpasar -  Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 ini akan melibatkan 4 ribuan pelaku seni saat pawai yang diagendakan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Sabtu (15/6) mendatang di Depan Monuman Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar. Pawai yang berlangsung mulai pukul 14.00 Wita terdiri dari kontingen ISI Denpasar, SMKN 3 Sukawati, Gianyar, partisipan luar daerah dan luar negeri diantaranya ISBI Tanah Papu, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Republik Rakyat Tiongkok dan kontingen dari 9 kabupaten/kota di Bali. 
 
Gubernur Bali, Wayan Koster kepada awak media, Senin (10/6) di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali menyatakan, usai melepas Pawai PKB, presiden juga dijadwalkan membuka PKB di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali pada hari yang sama pukul 20.00 Wita. Pada pembukaan PKB akan diisi persembahan oratorium tari "Bali Padma Bhuwana" ISI Denpasar. 
 
Pihaknya memaparkan, visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana untuk menuju Bali Era Baru salah satunya terimplementasi dalam kegiatan penguatan penyelenggaraan PKB ke-41. "Ajang tahunan terakbar ini dipastikan menjadi ruang aktualisasi segala nilai luhur dan indah dari seni dan budaya Bali. PKB 2019 digelar sebagai ajang memajukan kebudayaan Bali," katanya. 
 
Seluruh materi PKB tahun ini dipastikan konsisten mengimplementasikan tema "Bayu Pramana atau Memuliakan Sumber Daya Angin". Tema tersebut dimaknai sebagai kesadaran dalam memuliakan daya, energi dan kekuatan unsur semesta yakni udara, angin, nafas atau sebutan lain. Misal, dalam pawai tiap kabupaten/kota mendapat materi khusus untuk properti karnaval, Bangli mendapat properti tamiyang. Sedangkan Denpasar aneka kipas, Badung beragam jenis layang-layang, Buleleng beraneka baling-baling angin, Jembarana mendapatkan guwangan, Klungkung beragam jenis kober lukis, Gianyar lonceng angin, Tabanan berbagai jenis umbul-umbul dan Karangasem memainkan sampiyan gempong penjor. 
 
Pilihan properti tematik ini menunjuk keberadaan benda-benda budaya yang berhubungan dengan interaksi Krama Bali terhadap angin, udara, atau sebutan lain. Properti tersebut dimainkan, ditarikan dan dikomposisikan dalam ragam gerak ritmis karnaval. "PKB tahun ini merupakan yang ke-41 dan kegiatan pertama pada masa kepemimpinan saya selaku Gubernur Bali. Spirit dari PKB ini kita jaga, kita teruskan dalam konteks melestarikan seni tradisi budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali. Fungsinya adalah pelestarian dan diisi pengembangan sesuai dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur periode 2018 sampai 2023 yaitu Sat Kerthi Loka Bali," terang Koster. 
 
Menurutnya, PKB 2019 ditandai dengan dibangkitkannya kembali seni tradisi sebunan berbasis desa adat. Selain itu PKB juga diperkaya dengan menampilkan partisipasi dari 11 negara diantaranya Amerika Serikat, Jepang RRT, India, Korea dan lainnya. "Pemberian ruang pada seni sebunan bertujuan untuk memperkuat upaya pelestarian seni tradisi orisinil yang hidup di masyarakat sebagai penopang adat, agama, tradisi, dan kearifan lokal lainnya," jelasnya. 
 
Kebijakan PKB tahun ini sungguh luar biasa, pasalnya Gubernur Koster membebaskan pungutan biaya untuk seluruh stand kerajinan maupun kuliner. 
 
Peserta pameran yang dipilih adalah pelaku industri kecil menengah (IKM) dari seluruh kabupaten/kota se-Bali yang memproduksi kerajinan unik, kreatif, dan inovatif, serta bermutu yang berorientasi ekspor. Format pameran pun ditata secara tematik berdasarkan zonasi jenis produk. Pemilihan dan penataan jenis produk dilakukan oleh kurator independen dan profesional agar para peserta pameran PKB menjadi lebih akomodatif, representatif, partisipatif dan kualitatif dalam menampilkan capaian karya seni dan produk kerajinan terbaiknya. 
 
Hal ini dimaksudkan untuk menjadikan PKB sebagai pesta rakyat, rakyat bersukacita dalam menyaksikan dan menikmati keseluruhan suasana penyelenggaraan pesta seni sebagai pestanya Krama Bali sesuai spirit Bali Era Baru. Format penyelenggaraan pameran ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. 
 
Disamping itu PKB tahun ini dirancang lebih ramah lingkungan yang terbebas dari bahan berbahaya seperti bahan plastik sekali pakai dan sterofoam. Bahan-bahan yang diutamakan adalah bambu, janur, aneka bunga, dan dedaunan terpilih. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.