Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

11 Sulinggih, Puput Pengelukatan Gangga Pratista

PSN Kota Denpasar saat beraudiensi dengan Wakil Walikota Denpasar.

BALI TRIBUNE - Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Kota Denpasar bakal menggelar Pengelukatan Gangga Pratista bagi seluruh warga Kota Denpasar saat rahina Banyu Pinaruh, Minggu (14/10) mendatang di kawasan Pantai Mertasari Denpasar. Dalam kegiatan ini, masyarakat kota Denpasar diajak untuk hadir mengikuti pengelukatan dengan membawa sarana persembahyangan yakni pejati atau canang sari. Hal tersebut terungkap saat PSN Kota Denpasar beraudiensi dengan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kamis (11/10) di Kantor Walikota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Konseptor Pengelukatan Gangga Pratista, Ida I Dewa Mangku Ambara Putra Manacika mengatakan bahwa pelaksanaan pengelukatan ini sejatinya guna memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat bahwa pelaksanaan Banyu Pinaruh tidak hanya mandi di pantai saja. Melainkan, ada beberapa hal penting yang harus dilaksanakanyakni mendapat pengelukatan tirta sanjiwani dari sang wiku. “Kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat kota tentang pelaksanaan hari suci Banyu Pinaruh yang benar sesuai dengan sastra agama Hindu,” paparnya. Lebih lanjut dikatakan, kegiatan yang merupakan inisiatif dari PSN Kota Denpasar ini dipuput oleh sebelas sulinggih sarwa sadhaka yang merupakan symbol dari seluruh soroh yang ada di Bali. Selain masyarakat dapat memahami dengan benar pelaksanaan Hari Suci Banyu Pinaruh, kegiatan ini juga menjadi sarana guna meningkatkan sradha dan bhakti kepada  Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga keseimbangan alam semesta sebagai wujud pengamalan Tri Hita Karana dan membangkitan vibrasi rangkaian pelaksanaan Hari saraswati dapat berjalan maksimal. “Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah bersama penyucian diri serta mengamalkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa,”ungkapnya. Sementara, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan pengelukatan Gangga Pratista ini. Dimana, pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan pengelukatan ini sebagai wadah untuk belajar sekaligus penyucian diri. Sehingga kedepannya pelaksanaan hari Suci Banyu Pinaruh dapat dilaksanakan dengan baik dan benar dan sesuai dengan sastra agama Hindu. “Kami selaku Pemerintah sangat mendukung pelaksanaan Pengelukatan Gangga Pratista ini sebagai wahana penyucian diri serta edukasi bagi masyarakat untuk memahami makna dan tujuan Hari Banyu Pinaruh itu sendiri,” pungkasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.