Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

17 Korban Belum Ditemukan Akan Digelar Pecaruan di Selat Bali

Bali Tribune/PENCARIAN TERPADU - Kendati masih ada 17 korban yang belum ditemukan, namun opperasi pencarian terpadu terhadap korban KMP Yunicee resmi dihentikan Senin sore.

balitribune.co.id | Negara  - Sepekan setelah musibah tenggelamnya KMP Yunicee di perairan selat Bali, operasi SAR terpadu resmi dihentikan Senin (5/7). Tercatat masih ada 17 korban yang belum ditemukan. Untuk membersihkan selat Bali secara niskala, nantinya akan digelar upacara pecaruan.
 
Sebelumnya KMP Yunicee tenggelam di perairan di selat Bali Senin (28/6) malam. Saat itu KMP milik PT Surya Timur Line ini dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kapal pabrikan tahun 1992 ini mengangkut total 77 orang. Terdiri dari 41 penumpang 16 kru list, 12 non manivet dari ASDP dan 6 penumpang non manivest. Ada 36 korban selamat di Ketapang. yakni 23 diselamatkan SMS Swakarya, 17 diselamatkan KMP Samudra Utama dan 1 diselamatkan tougboat. Sehingga total 41 selamat, namun tercatat 36. Sedankan 5 kru kapal tidak mau melapor ke Posko.
 
Sedangkan dari 16 ABK, 13 selamat dan 2 yang dalam pencarian merupakan petugas kantin. Sehingga keselurahnya ada 51 korban selamat, 19 dalam pencarian dan 9 meninggal dunia. Korban selamat dari manivest penumpang 24, dari kru list 13, non manivest ASDP 9 dan 5 penumpang non manivest. Setelah berjalan hingga hari ke tujuh, Operasi Pencarian dan Pertolongan korban KMP Yunicee yang tenggelam di Perairan Selat Bali akhirnya dihentikan Senin sore. Kepala Kantor SAR Bali, I Gede Darmada mengatakan kendati operasi terpadu dihentikan, namun kordinasi akan terus dilakukan.
 
"Secara integrasi penekanan kami memang dihentikan. Namun secara mandiri-mandiri kami melakukan upaya pencarian. Kami selalu berkoordinasi dengan Polsek Gilimanuk, tim SAR dan pihak terkait lainnya yang selalu siaga," ujarnya. Dari 19 korban dalam daftar pencarian, terdiri dari 12 dalam manivest, 3 dari kru list dan 1 office boy dalam non manivest ASDP dan 2 balita dalam penumpang non manivest dan 1 tukang pijat, yang belum ditemukan sebanyak 17 orang.  "Itu data yang kami berita acarakan. Semua yang ada dalam kapal mendapatkan santunan. Untuk angkutan sesuai nilai taksir barang,” ujarnya.
 
PT Surya Timur Line menurutnya juga siap memberikan kompensasi kepada para korban.
 
Sedangkan upaya pengangkatan kapal yang ada dalam kedalaman 72-76  meter menurutnya masih membutuhkan pembahasan dan penyelidikan lebih lanjut. "Jika mengganggu penyeberangan harus diangkat dan menjadi tanggung jawab perusahaan," ujarnya.
 
Pihaknya mengaku juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus tenggelamnya KMP Yunicee ini. "Kelanjutan kasus ini masih ditindaklanjuti KNKT. Nantinya kasus ini akan ditindaklanjuti oleh Mabes Polri," jelasnya.
 
Disis lain Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan dengan adanya musibah yang kerap terjadi di Selat Bali perlu dilakukan langkah-langkah spiritual. Apalagi sampai jatuhnya korban jiwa. sehingga pasca PPKM Darurat pihaknya merencanakan untuk menggelar pecaruan untuk membersihkan selat Bali secara niskala. "Kami akan mencari hari baik untuk penyucian segara sehingga menghindari hal-hal buruk," ungkapnya. Pihaknya juga berharap para petugas yang melayani penyeberangan di Selat Bali agar lebih waspada untuk mengantisipasi kejadian dan mengutamakan keselamatan penumpang.
 
"Contoh KMP Yunicee ini. Sudah tahu ada air masuk sebelum menyeberang/berlayar. Harus berani stop jangan melanjutkan pelayaran. Jangan hanya kejar setoran tapi nyawa manusia jadi taruhan," paparnya. Menurutnya kedepan jika Gilimanuk sudah ditata, kapal yang akan beroperasi kelayakannya juga akan dikaji kembali sehingga benar-benar aman bagi pengguna jasa penyeberangan baik yang ke Bali maupun yang ke Jawa. "Jika tidak laik berlayar tidak boleh melakukan jasa penyeberangan," tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

Dibangun SPAM, Pancuran Telaga Mas Bitera tak Ngucur

balitribune.co.id | Gianyar - Sumber air yang melimpah dan disucikan serta digunakan sehari-hari oleh warga Kelurahan Bitera, dimodernisasi dengan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Namun sayang, proyek senilai Rp97,3 juta dari APBD Gianyar 2025 ini justru tidak sesuai harapan. Ironisnya, warga kesulitan memanfaatkan air tersebut, karena air di pancuran  baru tidak mengucur.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2025, Gianyar Tambah 136 Kasus Baru HIV

balitribune.co.id | Gianyar - Meski tidak se-phobia stigma lama, kasus positif HIV  nyatanya terus membengkak. Di Gianyar, dalam enam bulan pertama di tahun 2025 malah bertambah signifikan yakni mencapai 136 kasus baru. Angka ini pun hanya didapat lantaran hasil test HIV yang terdata di Dinas Kesehatan Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

21 Hari PascaBanjir Bandang, 25 Rumah di Tengading Masih Terendam Banjir

balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki hari ke 21 pasca banjir bandang di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem pada 10 dan 12 September 2025, saat ini sebanyak 25 rumah warga di wilayah Banjar Dinas Tengading masih terendam banjir. Kendati demikian, genangan banjir sudah berangsur surut dari sebelumnya setinggi lutut hingga dada orang dewasa, saat ini genangan banjir sudah setinggi 40 hingga 70 Centimeter. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Berpangkat Aiptu Jambret Pedagang di Pancasari

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang polisi berinisial IWS (51), nekat menjambret perhiasan pedagang di Banjar Giri Loka, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/9/2025). Aksi IWS yang dilakukan di siang hari itu, bahkan disertai dengan kekerasan terhadap korbannya bernama Kadek Suartini (50). 

Baca Selengkapnya icon click

BRI Region 17/Denpasar Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 17/Denpasar menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung secara khidmat di Aula Kantor BRI Region 17/Denpasar, Rabu (1/10).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, dan diikuti Insan BRILiaN  di wilayah kerja Region 17, Regional Audit Office dan Branch Office se-Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.