Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

180 Anak Ikuti Pasraman Kilat Desa Adat Ubung

Bali Tribune/PASRAMAN- Anak-anak peserta pasraman kilat Desa Adat Ubung, Denpasar pada Jumat (1/7/2022).


balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Ubung menggelar Pasraman Kilat yang diikuti 180 peserta. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan ilmu kearifan sosial sekaligus mengembangkan potensi pada anak.
 
Bendesa Adat Ubung, I Made Jesna (66) menerangkan Pasraman terdiri dari 2 angkatan yaitu pasraman anak-anak angkatan ke-16 , diikuti oleh siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 5-6 dan pasraman remaja angkatan ke-12 yang diikuti siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 1, 2 dan 3.
 
Kegiatan ini telah dibuka pada Jumat (01/07/22) pekan lalu, di Balai Banjar Sari, Ubung. Pembukaan dihadiri oleh Lurah Ubung, Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Ubung, Kerte Desa Adat Ubung, Saba Desa Adat Ubung, Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kelurahan Ubung, Kelian se-Desa Adat Ubung.
 
Jesna menyebut pasraman akan berlangsung selama satu minggu atau ditutup Jumat (8/6) akan datang. Diisi dengan berbagai agenda seperti nyurat aksara Bali, keterampilan putra terkait dengan "uparengga" seperti ngulat sengkui, klakat, dan klangsah, begitu juga keterampilan putri seperti majejaitan. Dalam pasraman juga akan diberikan pemahaman budi pekerti, agama Hindu, patologi sosial, sesi "bunga rampai" atau pengenalan adat dan dinas Desa Ubung, serta diakhiri dengan agenda Dharma Yatra.
 
"Kilat sendiri bukan berarti cepat atau singkat begitu, kami manfaatkan waktu satu minggu untuk memberi pengenalan dan pemahaman pada anak-anak, sekalian juga menyambut libur panjang sekolah," imbuhnya.
 
Pasraman melibatkan 30 orang lebih instruktur atau pengajar yang merupakan orang-orang ahli di bidangnya, seperti penyuluh bahasa bali, penyuluh agama, dan prajuru atau tokoh desa.
 
Dengan diadakannya pasraman, Jesna berharap peserta didik memperoleh ilmu yang dapat digunakan untuk mengembangkan potensi diri termasuk meningkatkan pemahaman budaya dan sradha bakti (ketaqwaan) kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai ajaran Hindu Bali.
wartawan
M3
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.