Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

20 Tahun bergabung di PDIP, Alit Yandinata Pamit

Bali Tribune / KTA - Politisi I Putu Alit Yandinata saat menyerahkan KTA PDIP kepada Sekretaris DPC PDIP Badung Putu Parwata, Jumat (23/8).

balitribune.co.id | Mangupura - Politisi gaek PDIP Badung, I Putu Alit Yandinata secara resmi pamit dari PDIP ditandai dengan pengembalian  Kartu Tanda Anggota (KTA) ke Kantor DPC PDIP Badung di Sempidi pada Jumat (23/8) pagi. Politisi asal Abiansemal Dauh Yeh Cani itu tiba sekitar pukul  08.47 wita dan diterima langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Badung Putu Parwata. Setelah sempat berbincang ia pun langsung menyerahkan KTA PDIP kepada Parwata. Selain pamitan dan mengembalikan KTA, Alit Yandinata juga terlihat mepamit di Pura Kantor DPC PDIP Badung. 

Alit Yandinata menyatakan pengembalian KTA PDIP ini merupakan bagian dari etika politik. Dimana dirinya dulu masuk PDIP dengan baik dan sekarang keluarpun dengan cara baik-baik. "Saya harus menunjukan etika yang baik. Ketika saya masuk PDI Perjuangan ini, datang dan pergi dengan baik," ujarnya.

Tujuan kedatangannya ke Kantor DPC PDIP Badung hanya untuk pamit dan memgembalikan KTA PDIP. Ia sendiri mengaku sudah 20 tahun mengabdi di partai banteng itu, mulai dari pengurus ranting, PAC hingga menjadi pengurus DPC PDIP Badung.

"Saya bertemu Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, Putu Parwata kaitannya mengembalikan kartu tanda anggota PDI Perjuangan," kata Alit Yandinata.

Dijelaskan juga bahwa keputusannya keluar dari PDIP dan bergabung dengan Partai Gerindra sudah didasari dengan pertimbangan yang matang. Sebab sebagai politisi dan juga warga Badung, Alit Yandinata juga berkeinginan untuk ikut berkompetisi dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Apalagi 10 tahun lalu, Alit Yandinata pernah masuk bursa penjaringan Cabup-Cawabup secara resmi. Sementara untuk Pilkada Badung 2024, namanya tidak muncul dalam rekomendasi PDIP. Ini yang menjadi alasan utamanya loncat ke Gerindra.

“Di PDIP sudah keluar rekomendasi untuk Nawacita (I Wayan Adi Arnawa - I Bagus Alit Sucipta). Sementara saya juga ingin berkompetisi, mengadu gagasan, dan mengabdi untuk masyarakat Badung. Tentu karena di sini (PDIP) sudah ada calon, saya putuskan pilih ke Partai Gerindra. Segala sesuatunya tentu dipertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan sesuatu,” terangnya.

Diakui, setelah menerima KTA Partai Gerindra, Alit Yandinata pun sudah direstui oleh partai barunya untuk maju Pilkada Badung 2024. Ia akan tandem dengan Ketua DPD Golkar Badung, I Wayan Suyasa.

“Memang deklarasinya belum, tapi saya sudah melakukan komunikasi dengan Pak Suyasa. Saya jadi wakil,” tukasnya.

wartawan
ANA
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.