Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

2018, Banjar Tangku Tidak Terisolasi Lagi

Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat
Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat

BALI TRIBUNE - Puluhan tahun hidup seperti terisolasi lantaran terbatasnya akses infratsruktur jalan, Warga Banjar Tangkup, Pupuan, Tegallalang mulai punya harapan. Setelah TMMD ke-100 di wilayah Gianyar dipastikan untuk membuka akses jalan yang meghubungkan Banjar Tangkup dengan Banjar Timbul yang selama ini hanya berupa jalan setapak.

Dandim Gianyar, Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, Senin (3/7) mengungkapkan, jalan Tangkub-Timbul ini akan dibuat sepanjang 1,6 kilometer (km), dengan lebar tujuh meter. Namun, pengerjaannya diperkirakan baru bisa dilakukan Agustus 2017. Sebab pihaknya masih menunggu anggaran APBD Perubahan 2017, Pemda Gianyar.

“Realisasinya kita masih menunggu anggaran dari Pemda Gianyar. Katanya, Agustus sudah ketuk palu (cair, red),” ujar Letkol Asep. Namun saat ditanya jumlah anggaran yang dibutuhkan, Letnan asal Sunda, Jawa Barat ini enggan mengungkapkannya. “Kita lihat saja nanti setelah ketuk palu,” ujarnya.

Pasi Teritorial Kodim Gianyar, Kapten Inf Sukendy Santoso menambahkan, barometer pembukaan jalan ini adalah kehidupan warga di Banjar Tangkub. Sebab, hingga saat ini mereka masih hidup terosolasi di lembah Desa Pupuan. Untuk menuju pusat kota Tegalalang, mereka harus menempuh jalur puluhan kilometer. Sementara jalur alternatif hanya jalan setapak, dan itupun harus dilakukan dengan cara turun-naik lembah.

Selain itu, dengan melalui jalur alternatif ini mereka baru hanya bisa sampai ke Banjar Timbul. Sementara, khawasan banjar ini juga masih jauh dari keramaian, dan tidak ada angkutan umum yang lalu lalang di sini. Dengan dibukanya jalur ini, minimal warga bisa menggunakan kenadaraannya menuju Timbul. Sehingga  akses ekonomi warga juga bisa membaik. “ Kami pantau, angka KK miskin di Banjar Tangkup cukup memprihatinkan. Mudah-mudahan dengan akses jalan ini, nnatinya akan mempermudahkan warga untuk mendistribusikan hasil perkebunannya,” harapnya.

Kata dia, pembukaan jalan tersebut juga untuk upacara keagamaan warga Tangkub. Sebab di bawah jalan setapak ini, merupakan sumber air, yang setiap tahun dicari oleh warga untuk kebutuhan upacara keagamaan.  Sebab, ketia ada upacara adat, iringan ratusan umat sering melintas di jalan stepak itu, dan sangat berisiko karean di pinggir tebing.

wartawan
redaksi
Category

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani Apresiasi Program Prioritas BKKBN

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR RI, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang secara nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting melalui pemberian bantuan gizi, pendampingan, serta kepedulian sosial bedah rumah. 

Baca Selengkapnya icon click

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.