Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

2024, di Kabupaten Tabanan akan Dibangun Museum Air

Bali Tribune/ KUNKER - Kegiatan kunjungan kerja Gubernur Bali di di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.



Balitribune.co.id | Tabanan - Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan pada tahun 2024 mendatang, di Kabupaten Tabanan akan dibangun museum air yang rencananya akan di bangun di di areal Museum Subak yang berada di wilayah Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

"Berdasarkan diskusi dengan Pak Menteri PUPR, dalam rangka mendukung pelaksanaan World Water Forum ke10 di tahun 2024 mendatang, salah satu yang akan di bangun adalah Museum Air ini," jelasnya ketika kegiatan tatap muka di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Jumat (3/2/2023).

Proses pembangunan dari Museum air ini, dilanjutkan Gubernur Koster paling lambat akan dikerjakan pada awal tahun 2024 mendatang. "Untuk kapan eksekusinya, saya belum tahu kapan. Tapi yang jelas ketika World Water Forum ke10 di tahun 2024 nanti, mesum itu sudah selesai," lanjutnya.

Museum air ini nantinya dilanjutkan Koster akan melengkapi keberadaan museum Subak yang saat ini sudah ada. Untuk anggarannya, Gubernur Koster belum bisa disebutkan dari mana asal anggaran untuk membangun museum air ini. "Sumber anggarannya belum disebutkan, karena masih dalam proses diskusi. Namun dipastikan semua anggaran untuk pembangunan museum air ini berasal dari anggaranemerintah pusat. Untuk lahannya, adalah lahan milik Provinsi," terangnya.

Selain akan membangun Museum Air, di tahun 2024, Koster juga merencanakan untuk melakukan penataan di kawasan Danau Beratan. Karena menurutnya saat ini kawasan Danau Beratan sudah rusak dan tidak bagus lagi. "Saat ini sudah dalam proses presentasi, mungkin lagi dua atau tiga kali presentasi. Saya rasa sudah selesai konsepnya pada presentasi ketiga,sehingga tahu. 2024 akan dilakukan proses pembangunan," tambahnya.

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyambut baik rencana tersebut. Khusus penataan di Danau Beratan ini adalah sesuai dengan visi misi Danu Kertih. "Kami menyambut baik rencana pembangunan ini, khususnya penataan di kawasan Danau Beratan, sehingga nanti setelah dilakukan penataan,kawasan Danau akan bisa tertib, dan tidak terjadi kemacetan yang panjang," ungkapnya.

wartawan
JIN
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.