Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

32 Prajurit Satgas Intelijen dan Satgas Bantuan Kembali ke Home Base

Bali Tribune/ Sebanyak 32 prajurit Kodam IX/Udayana yang tergabung dalam Satgas Intelijen dan Satgas Bantuan tiba di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Denpasar, dengan menggunakan KRI Teluk Lampung-540, Kamis (13/8).
Balitribune.co.id | Denpasar - Mengakhiri masa penugasan pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-RDTL yang diemban selama 12 bulan, sebanyak 32 prajurit Kodam IX/Udayana yang tergabung dalam Satgas Intelijen dan Satgas Bantuan tiba di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Denpasar, dengan menggunakan KRI Teluk Lampung-540, Kamis (13/8).
 
Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP, menjelaskan, upacara penyambutan dipimpin Waasops Kasdam IX/Udayana Letkol Inf Komang Agus, MP. Hal ini bertujuan untuk proses pengecekan personel maupun materiil yang digunakan selama melaksanakan penugasan tersebut.
 
Para prajurit juga menjalani pengecekan kesehatan sesuai prosedur untuk pencegahan Covid-19 di Kompi A Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW). Kemudian 
kembali ke kesatuan masing-masing yakni, di Pendam IX/Udayana, Infolahtadam IX/Udayana, Hubdam IX/Udayana, Sandidam IX/Udayana, dan Deninteldam IX/Udayana.
 
“Hal Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan untuk meyakinkan bahwa para prajurit tersebut betul-betul sehat dan aman jika beraktivitas kembali untuk melaksanakan tugas di satuannya masing-masing. Serta aman saat berkumpul lagi dengan keluarga," tegas Kapendam.
 
Tugas pengamanan darat yang tergelar di wilayah perbatasan RI-RDTL ini merupakan salah satu tugas pokok TNI untuk melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor: 34/Tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1), yang menyebytkan tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang  Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.
"Serta untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara," jelas Kapendam. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.