Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

32 Tahun SSPS, Langgeng di Pengabdi Berkesenian

Bali Tribune/ HUT - Suasana HUT 32 tahun Sanggar Seni Puri Saraswati Ganyar.


Balitribune.co.id | Gianyar - Dinamika berkesenian, bukanlah perjalanan yang mudah bagi seorang seniman, terlebih bagi sebuah sanggar. Sebagai wujud syukur eksistensnya berkesenian, Minggu (28/1/2024) malam, bertempat di Puri Saraswati, 32 tahun Sanggar Seni Puri Saraswati (SSPS), Singapadu, Sukawati, tersemat tetap mewarnai panggung kesenian Bali di berbagai hajatan lokal maupun international.

Dalam sebuah acara sederhana dan menyembulkan rasa bangga syarat makna, perayaan ulang tahun dikemas atraktif oleh Sanggar Seni Puri Saraswati di Banjar Sengguan, Singapadu. Suasana pun berlangsung ritmis. Dihadiri sejumlah tokoh adat, aparatur desa, seniman, pencinta seni serta para orang tua peserta sanggar. Kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Sanggar Puri Saraswati, yakni Cokorda Istri Rukmini bersama Perbekel Singapadu I Made Budiarta.

Kepiawaian anak sanggar menyajikan tarian pembuka dengan bertembang gaguritan, mengawali persembahannya, terasa menyejuk suana malam itu. Dilanjutkan dengan tari kreasi topeng Prembon narawangsa. Tanpa jeda, tampilan anak-anak sanggar pun ditampilkan berturut, tembang gaguritan sinom, tari barong dan teakair dititup dengan tari Janger.

Rasa bangga dari Kepala Desa Singapadu Made Budiarta yang tak menyana jika sanggar Puri Saraswati tetap eksis meski kini tidak lagi memiliki sponsor tunggal sebagaimana awal didirikan. Ini menunjukan jika keseriusan pengelola sanggar untuk mengejewantahkan dharma seninya. Diakuinya, keberadaan sanggar ini sangat mendukung dan mempertegas identitas Singapadu sebagai gudang seni tari dan tabuh.

Eksistensi Sanggar Puri Saraswati merupakan salah satu langkah estapet berkesenian di desa setempat. "Kami atas nama Desa Singapadu sangat bersyukur dan berterimakasi kepada ibu Cok, yang tetap teguh menjaga sanggar ini yang juga menjaga estapet berkesenian warga desa Singapadu. Kepada orang tua peserta sanggar juga kami harapkan siap berkorban bersama untuk prestasi anak-anak dalam berkesenian," pinta Budiarta.

Cokorda Istri Rukmini, dengan rasa syukurnya berharap perayaan HUT sagggar ini adalah momentum penguatan semangat sanggar untuk menjaga eksistensinya di dunia berkesenian. Karena dalam perjalanannya selama 32 tahun ini, sanggar ini tetap eksis lantaran ketulusan mengabdi untuk kesenian tradisional. Lantaran itu pula, terkadang berbuah ketulusan dari berbagai pihak untuk mendukung dan menyokong perjalanan sanggar ini.

Keberadaan sanggar Seni Puri Saraswati ini terbilang sanggar yang aktif dan memiliki prestasi yang membanggakan. Sejak berdiri, sanggar inu pernah melakoni misi kesenian ke negari Sakura tahun 1993. Mengikuti parade tari tingkat nasional di Jakarta, parade dolanan anak-anak di Solo, persembahkan Sendratari kolosal di PKB Bali, langganan juara di setiap kejuaran tari Bali dan tarakhir menjadi duta Bali dalam Pawai Budaya di Istora Jakarta November 2019.

Namun demikian, Cok Istri tidak menyembunyikan ketertatihannya dalam mempertahankan sanggar ini. Karena keberadaan sanggar ini juga membutuhkan asupan dana operasional. Di sisi lain, untuk menggali bakat dan minat seniman muda, sanggar ini tek pernah menargetkan imbalan.
Kontribusinya dengan mengadakan pentas di hadapan wisatawan Jepang dan negara lainnya di sanggar. Bahkan saat Covid-19, di tahun 2020, sanggar ini tetap ambil bagian dalam pertunjukan secara virtual. “Kami selalu bersyukur dan akan lebih bersyukur lagi jika ada pihak lain yang memberikan kontribusinya,” syukurnya.

wartawan
ATA
Category

Bupati Sanjaya Buka PKB Tabanan 2026, Ribuan Seniman Siap Tampil di PKB XLVIII Bali

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tingkat Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana Tabanan, Minggu, (7/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Made Wijaya Hadiri Aksi Korve Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pantai Samuh Benoa

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Wijaya, mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri sekaligus mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korve) Serentak yang digelar di Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster dan BPK RI Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan, Fokus Pembangunan Terintegrasi 'One Island, One Management'

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Pimpinan I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Nyoman Adhi Suryadnyana berkomitmen saling menguatkan sinergi pengelolaan keuangan negara dengan tertib administrasi untuk mewujudkan pembangunan daerah secara terintegrasi dalam konsep "One Island, One Management" (Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola).

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Kerja Sama Bali–Rusia, Gubernur Koster Terima Kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg

balitribune.co.id | Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima kunjungan Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, sebagai upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara Bali dan Rusia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ford DAS Bali Gelar BNOA Seri Kedua, Tantang Konsumen Taklukkan Medan Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - PT DAS Indonesia Bali, selaku Main Dealer Ford di Bali, kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga hubungan erat dengan pelanggan melalui ajang Bali Next Gen Owner Adventure (BNOA). Mengusung tema "The Journey Continues", kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemilik kendaraan Ford untuk menyalurkan gaya hidup petualang mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Buru Pelaku Pencurian Ketu Milik Dua Sulinggih di Desa Budakeling

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus pencurian benda sakral berupa Ketu atau Bawa milik dua orang Sulinggih di Desa Budakeling, Karangasem pada Jumat (5/6/2026) lalu, menarik perhatian publik. Sementara hingga saat ini anggota Polsek Bebandem dan Sat reskrim Polres Karangasem masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.