Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

47.728 Orang Anak Rentang Usia 6-11 Tahun di Karangasem Siap Disuntik Vaksin Sinovac

Bali Tribune / VAKSIN - Anak Usia 6-11 Tahun di Karangasem Siap Disuntik Vaksin Sinovac

balitribune.co.id | Amlapura - Sedikitnya ada sebanyak 47 ribu anak dengan rentang usia 6-11 Tahun di Kabupaten Karangasem yang akan menerima suntikan Vaksin Covid-19, pasca gerakan vaksinasi anak rentang usia tersebut di Kick Off oleh Pemerintah Pusat, dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021, tentang Pelaksanaan Vaksiansi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Anak Usia 6 (Enam) Sampai dengan 11 (Sebelas) Tahun, yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021 lalu.

Kemenkes sendiri mencatat sampai saat ini ada sekitar 8,9 juta jiwa dari 115 Kabupaten/Kota di 19 Provinsi yang telah memenuhi kriteria tersebut, yakni Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Sementara, jenis vaksin yang akan digunakan untuk Vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah Vaksin Sinovac atau vaksin jenis lainnya yang sudah ada Emergency Use Of Authorization (EUA) dari BPOM. Untuk vaksin Sinovac, interval pemberian dosis 1 dan dosis 2 adalah 28 hari serta harus didahului dengan proses skrining kesehatan sesuai dengan format standar yang telah berlaku.

Untuk di Kabupaten Karangasem sendiri, berdasarkan informasi yang dirangkum media ini, Selasa (14/12/2021), ada total sebanyak 47.000 orang anak rentang usia 6-11 tahun yang terdata menjadi target vaksinasi Covid-19, dimana Kick Off vaksinasi anak rentang usia tersebut akan dilaksanakan pada Rabu (15/12/2021) oleh Pemkab Karangasem. Dan sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat, jenis vaksin yang digunakan adalah Vaksin Sinovac, dengan jumlah dosis sama dengan yang disuntikan pada orang dewasa.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kadis Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Butra Pertama, ketika dikonfirmasi awak media. Bedanya hanya rentang waktu pemberian vaksin dosis pertama dengan dosis kedua. “Kalau sebelumnya jeda peemberian dosis pertama dengan dosis kedua itu 14 hari, namun untuk vaksinasi anak rentang usia 6-11 tahun ini jeda pemberian dosis keduanya itu 28 hari. Dan ada ketentuan lain yakni anak tersebut tidak sedang menerima atau mendapatkan vaksin lainnya,” tegas Putra Pertama.

Sama seperti vaksinasi remaja maupun dewasa, anak yang akan menerima suntikan vaksin harus lolos screening ketat, yakni tidak sedang sakit, suhu tubuh dibawah 37,5 derajat, dan tekanan darah kurang dari 140/90.

wartawan
AGS
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.