Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

Perjalanan bhiku
Bali Tribune / PERJALANAN - Bertajuk Indonesia Walk for Peace 2026 sebanyak 50 bhikkhu dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. (ist)

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Romo H.R. Muhammad Syafii, Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, jajaran Forkopimda Bali dan Buleleng, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pelepasan rombongan juga diiringi tabuhan gamelan baleganjur.

Para bhikkhu peserta thudong berasal dari sejumlah negara seperti Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia. Mereka akan berjalan kaki melintasi empat provinsi dengan target perjalanan sekitar 30 kilometer setiap hari sebelum tiba di Borobudur menjelang Hari Raya Waisak pada 28 Mei mendatang. Selama perjalanan, para bhikkhu akan singgah di sejumlah vihara dan tempat ibadah yang telah disiapkan panitia di berbagai daerah.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan kegiatan IWFP tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga menjadi simbol perdamaian yang dipancarkan dari Bali kepada masyarakat luas hingga dunia internasional. Kegiatan ini tidak semata-mata merupakan kegiatan fisik maupun kegiatan keagamaan yang sakral, tetapi juga membawa pesan perdamaian yang dipancarkan dari Bali dan akan melintasi empat provinsi. "Kami yakin kegiatan ini akan menjadi perhatian masyarakat dunia," ujar Koster.

Menurutnya, semangat damai yang dibawa dalam perjalanan tersebut sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan alam dan kehidupan masyarakat Bali. "Semoga kegiatan yang dijalankan dengan niat mulia dan suci ini benar-benar menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk hidup dalam toleransi dan kedamaian," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Muhammad Syafii mengapresiasi pelaksanaan IWFP sebagai bentuk nyata toleransi antarumat beragama yang telah tumbuh di Indonesia sejak lama. Semua ajaran agama mengajarkan bagaimana manusia mampu mengendalikan hawa nafsu, menebarkan kedamaian, serta membangun kehidupan yang harmonis. "Nilai-nilai tersebut sebenarnya sudah hidup di Nusantara sejak ratusan tahun lalu, " elasnya.

Ia menambahkan, dukungan dari berbagai kepala daerah dengan latar belakang agama berbeda menjadi bukti bahwa nilai perdamaian dan persaudaraan merupakan ajaran universal seluruh agama. "Kami melihat perjalanan ini mendapat dukungan dari kepala daerah dengan latar belakang agama yang berbeda-beda. Hal itu menjadi bukti bahwa seluruh agama mengajarkan kedamaian, persaudaraan, dan kasih sayang," tambah Syafii.

Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace 2026, DR. Thosin, mengatakan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai perjalanan guna memastikan kondisi fisik tetap prima selama menempuh perjalanan panjang. "Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting karena perjalanan cukup panjang dan melintasi wilayah dengan kondisi cuaca yang berbeda-beda," jelas Thosin.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan juga akan kembali dilakukan di beberapa titik persinggahan seperti Surabaya dan kota lainnya selama perjalanan berlangsung. Sebelum memulai thudong, para bhikkhu bersama umat Buddha lebih dulu melaksanakan ritual pemujaan chanting di Stupa Pancabala, Brahmavihara Arama. Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Tiratana, yakni Buddha, Dhamma, dan Sangha.

wartawan
CHA
Category

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.