Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

7 Tips Naik Pesawat Bersama Bayi, Penting Diketahui Orang Tua

Bali Tribune / ILUSTRASI - ist.

balitribune.co.id - Naik pesawat bersama bayi menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi para orang tua. Bisa dibilang, membawa bayi naik pesawat tidak semudah membawa anak yang lebih besar. Sebab, kadang kala mereka bisa tiba-tiba menangis saat sudah berada di dalam pesawat atau ketika penerbangan. Hal ini pun membuat orang tua merasa tak enak hati kepada penumpang lainnya.

Melihat hal ini, banyak juga para orang tua yang harus pintar-pintar booking tiket pesawat di jam anak mereka tidur, agar tidak mengganggu penumpang lainnya. Untungnya, saat ini booking tiket pesawat bisa dilakukan secara online, sepertitiket pesawat Traveloka termurah yang bisa dipilih orang tua, sehingga memudahkan mereka.

Nah, Anda termasuk salah satu orang tua yang sedang merencanakan naik pesawat bersama bayi Anda, dan khawatir takut mereka menangis? Jika iya, Anda tak perlu khawatir. Sebab, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar bayi tetap nyaman ketika berada di dalam pesawat. 

1. Booking Jadwal Pesawat di Pagi Hari
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengusahakan untuk booking jadwal penerbangan di pagi hari. Selain mengurangi kemungkinan delay, penerbangan pagi hari biasanya cenderung lebih sepi.

Rata-rata orang mengantuk, sehingga keadaan jauh lebih tenang. Tak hanya itu, bayi Anda juga bisa ikut tertidur, karena jadwal tidur mereka yang belum saatnya untuk bangun. 

2. Memperhatikan Batas Usia Bayi Saat Naik Pesawat
Nyatanya, tak sembarangan bayi bisa naik pesawat bersama orang tua mereka. Ada beberapa persyaratan yang diberlakukan tiap maskapai untuk orang tua yang membawa bayi mereka.

Maskapai-maskapai tersebut juga mewajibkan orang tua yang membawa bayi untuk menyiapkan beberapa dokumen. Misalnya, ada beberapa maskapai yang melarang bayi kurang dari dua hari untuk naik pesawat.

Meskipun bayi sudah masuk ke tiga hingga tujuh hari, tetap saja para orang tua tetap harus menyertakan surat keterangan medis, yang berkaitan dengan kondisi si bayi dan telah mendapatkan izin untuk bepergian oleh dokter menggunakan pesawat terbang. Biasanya, surat medis tersebut sudah harus dibuat 2-3 hari sebelum keberangkatan.

Akan tetapi, ada pula maskapai yang melarang bayi berusia di bawah 7 hari ini naik pesawat dan melakukan penerbangan. Kemudian, maskapai lain juga ada yang melarang bayi yang berumur kurang dari satu bulan untuk terbang.

Hal itu akan berbeda kasus apabila orang tua mampu turut menyertakan surat keterangan boleh terbang yang diberikan oleh dokter.  Tak hanya itu, orang tua juga harus tanda tangan surat pernyataan yang berkaitan dengan pertanggungjawaban terbatas. Jadi, perhatikan baik-baik batas usia anak sebelum memilih maskapai, ya!

3. Pakai Baju Bayi Secara Berlapis

Suhu di kabin pesawat yang cenderung rendah membuat udara menjadi sangat dingin. Hal ini bisa membuat bayi merasa kedinginan dan tidak nyaman.

Untuk itu, Anda bisa memakaikan bayi Anda baju yang nyaman dan berlapis. Disarankan juga untuk pakaian bayi yang ada resletingnya. Jangan lupa juga untuk memakaikan baju anak yang menyerap keringat, sehingga mereka tidak kepanasan saat berada di bandara dan menunggu waktu boarding tiba.

4. Bawa Stroller Khusus Traveling

Bagi orang tua, bepergian tanpa stroller bisa menjadi hal yang sangat merepotkan. Sebab, Anda tak bisa selalu menggendong anak Anda ketika berada di bandara, atau saat sedang jalan-jalan.

Oleh karena itu, jika memutuskan bepergian atau liburan menggunakan pesawat, pertimbangkan untuk membawa stroller khusus traveling, yang berukuran biasa dan bisa masuk bagasi kabin. Stroller ini juga bisa memudahkan Anda saat berjalan-jalan karena ukurannya yang tidak terlalu besar dan berat.

5. Tempatkan Bayi Jauh dari Lorong

Saat melakukan check-in di bandara, mintalah kursi yang berada di paling depan, atau jauh dari lorong. Hal berguna untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan kepada si bayi, seperti ketumpahan air panas, makanan, tersenggol gerobak makanan, dan lain sebagainya.

Jadi, tempatkan bayi di kursi dekat jendela atau di tengah, ya. Anda juga bisa meminta kursi paling depan dan kasur, agar anak Anda bisa tidur dengan nyenyak meskipun berada di dalam pesawat.

6. Bawa Camilan

Langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah membawa camilan yang cukup untuk bayi Anda. Bawalah makanan atau biskuit kesukaan mereka, agar mereka tetap tenang ketika berada di pesawat.

Membawa camilan juga dapat membantu bayi untuk meredam bising dan tekanan udara dari pesawat, dengan cara mengajak mereka untuk makan camilan. Jangan lupa untuk membawa camilan yang cukup untuk si kecil selama di pesawat.

7. Waspadai Kuman

Meskipun pesawat terlihat bersih, namun banyak kuman yang sebenarnya terselip di berbagai bagian, seperti kursi dan meja makan. Untuk itu, bersihkan segalanya sebelum Anda dan bayi Anda duduk di kursi pesawat.

Jangan biarkan juga anak Anda memegang berbagai benda yang ada di dalam pesawat, termasuk duduk di lantai. Sebab, lantai bisa dibilang 'cawan petro', media yang baik untuk bakteri tumbuh. Apalagi di dalam pesawat yang memiliki ruangan yang sempit, karena makin banyak bakteri yang terakumulasi.

Itu tips yang harus Anda terapkan saat naik pesawat bersama bayi. Nah, jika ingin membeli tiket pesawat dengan harga yang bersaing, kamu bisa mencarinya di berbagai platform, seperti Traveloka.

Tak hanya tiket pesawat, di Traveloka kamu juga bisa menemukan produk travel lainnya, seperti tiket kereta api, tiketkereta bandara railink, hingga asuransi kesehatan dan traveling. Bagaimana, sudah siap jalan-jalan?

wartawan
RED
Category

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Media, Sekwan Bangli Tukar Inovasi dengan DPRD Manado

balitribune.co.id | Bangli - Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Manado pada Kamis (9/4/2026). Adapun tujuan kunjungan ini dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan, khususnya dalam hal dukungan pemberitaan oleh media.

Baca Selengkapnya icon click

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Bangli Beri Rekomendasi Penguatan PAD dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - DPRD Kabupaten  Bangli, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (9/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada. Dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.