70 Persen Penduduk Bali akan Divaksinasi Covid-19 | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 15 January 2021 06:46
Hans Itta - Bali Tribune
Bali Tribune/Kadis Kesehatan Bali, dr Ketut Suarjaya
Balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya mengatakan setelah Pencanangan Vaksinasi COVID-19 tingkat Provinsi Bali oleh Gubernur Bali Wayan Koster, maka akan diikuti oleh vaksinasi tenaga kesehatan di tiga kabupaten/kota di Bali.
 
Vaksinasi tenaga kesehatan di tiga kabupaten/kota di Bali itu yakni di Kota Denpasar sebanyak 12.032 orang, Kabupaten Badung 5.532 orang, dan Kabupaten Gianyar 4.231 orang.
 
Untuk tenaga kesehatan di enam kabupaten lainnya di Bali, direncanakan akan diberikan mulai Februari 2020 dan seterusnya sampai selesai.
 
"Sasaran pemberian vaksin di Provinsi Bali secara keseluruhan berjumlah 2.999.400 orang atau 70 persen dari jumlah penduduk Bali," ujar Suarjaya.
 
Disebutkan bahwa sasaran pemberian vaksin Covid-19 di Provinsi Bali ditargetkan kepada 2.999.400 jiwa atau 70 persen dari jumlah penduduk Bali. Target vaksinasi pertama adalah tenaga kesehatan dan penunjang fasilitas kesehatan, termasuk tenaga tracing berjumlah 30.320 orang. Kemudian TNI, Polri, Satpol PP, guru serta aparat hukum dan lainnya 263.389 orang.
 
"Ketiga masyarakat rentan secara geospasial sosial dan ekonomi sejumlah 1.290.243 orang. Keempat adalah masyarakat dan pelaku ekonomi yang berjumlah 854.756 orang, dan kelima masyarakat rentan dengan usia di atas 60 tahun berjumlah 560.785 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, seperti dilansir merdeka.com, Kamis (14/1).
 
Pada tahap pertama, vaksinasi Covid-19 di Bali diawali oleh para pejabat publik termasuk Gubernur bali, Kapolda Bali, Pangdam lX/udayana dan 12 pejabat lainnya.
 
Kemudian diikuti vaksinasi oleh tenaga kesehatan dilakukan di tiga kabupaten di Bali yakni di Denpasar sebanyak 12.032 orang, Badung 5.533 orang dan Gianyar 4.231 orang.
 
"Vaksinasi ini akan diberikan dua kali dengan jenis yang sama dan interval 14 hari dari saat ini. Menyusul enam kabupaten lain akan dimulai pada Februari 2021 dan seterusnya hingga selesai," ujar Suarjaya.
 
Ketut Suarjaya menyampaikan, tujuan vaksinasi Covid-19 adalah membentuk kekebalan diri dan kelompok. Kedua menurunkan angka penularan dan kematian akibat Covid-19.
 
Kemudian, ketiga untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan. Lalu, keempat menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat Covid-19.