739 Paket Bantuan Sembako GMT Menyasar 23 Dadia di Tiga Desa di Kecamatan Selat | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 04 Agustus 2020
Diposting : 1 August 2020 21:28
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / Semeton GMT saat menyalirkan bantuan untuk 23 Dadia di Kecamatan Selat, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Ratusan paket sembako digelontorkan Semeton GMT kepada puluhan dadia yang terdampak Covid 19 di Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (1/8/2020). Penyaluran bantuan ini untuk melanjutkan bantuan yang telah disalurkan sebelumnya, agar warga yang belum tersaluri bantuan GMT bisa menerima bantuan secara merata.

Bantuan yang disalurkan GMT kali ini menyasar 23 Dadia yang tersebar di tiga desa yakni Desa Peringsari, Desa Selat dan Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat. Seperti biasa untuk menghindari terjadinya kerumunan warga yang akan menerima bantuan, ditengah situasi pandemi Covid 19 seperti sekarang ini, penyerahan bantuan dilaksanakan secara sombolis oleh mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, bersama Koordinator Lapangan Semeton GMT, yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, dan anggota Farkasi Nasdem DPRD Karangasem, I Gusti Agung Aryawan, yang diterima oleh masing-masing Klian Dadia.  

Koordinator Lapangan Semeton GMT, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha (Gus Ode) dalam kesempatan tersebut mengatakan, untuk penyaluran bantuan kali ini, jumlah yang dibagikan sebanyak 739 paket. “Ada beberapa dadia yang belum tersentuh bantuan sebelumnya, kali ini kita salurkan agar semua warga atau dadia bisa tersentuh bantuan Sembako dari GMT,” ujar Gus Ode.

Dikatakannya masih ada banyak dadia dan banjar dinas di sejumlah Kecamatan di Karangasem yang belum tersentuh bantuan. Untuk itu pihaknya mempersilahkan klian dadia atau Klian Banjar Adat atau Klian Banjar Dinas, untuk mengusulkan bantuan bagi warganya ke Sekretariat GMT.

“Kami berharap, apa yang kami berikan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ditengah pandemi saat ini. Paling tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan pangan selama beberapa hari kedepan,” tuntasnya.