Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

75 Tukik Dilepas di Pantai Yeh Gangga

LEPAS TUKIK - Sekaa Teruna Teruni Banjar Yeh Gangga melakukan pelepasan tukik dilepas di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Minggu (8/7).

BALI TRIBUNE - Sebagai wujud pelestarian terhadap tukik, sejumlah anak yang tergabung dalam organisasi dan Sekaa Teruna Teruni Banjar Yeh Gangga melakukan pelepasan terhadap 75 ekor tukik dilepas di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Minggu (8/7).  Kelian Dinas Banjar Yeh Gangga, I Ketut Pinda menyampaikan bahwa 75 ekor tukik yang dilepas merupakan tukik yang menetas 4 hari lalu. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem yang ada di laut. “Selain bersama anak-anak, kami juga melepas tukik dengan wisatawan yang berlibur, dan mereka sangat antusias,” ujarnya. Menurutnya, melepas tukik bersama anak-anak atau bersama anak yang masih usia sekolah dasar sangat positif karena mereka nantinya adalah pemimpin bangsa. Minimal sebagai pemimpin harus mengetahui cara bagaimana menyelamatkan mahkluk hidup. Apalagi penyu adalah satwa yang dilindungi. “Dan sebagai orang tua kami harus mengisi hal yang baik, kemudian di transfer ke mereka,” sambungnya. Setidaknya, kata dia sekarang di Pantai Yeh Gangga ada sudah 48 sarang penyu. Otomatis ada 48 ekor penyu yang sedang bertelur. Sehingga hal ini akan terus dijaga oleh warga Banjar Yeh Gangga agar satwa terlindungi bisa terselamatkan.  Bahkan saat ini menurut Pinda, banyak juga masyarakat yang sering menemukan penyu telur. Biasanya masyarakat langsung menghubungi dirinya. Hal itu menunjukkan jika kesadaran masyarakat sudah semakin tinggi dalam hal pelestarian tukik. “Selain menghubungi saya, masyarakat juga sudah sadar, ketika menemui telur langsung ditanam di tempat penetasan. Dan sudah seharusnya seperti itu,” imbuhnya. Disamping itu, agar masyarakat semakin sadar tentang keberadaan penyu ini, sejumlah anak-anak SD juga diberikan pemahaman. Bahkan yang terpenting diajarkan menolong tukik jika dijumpai sedang terjebak. “Edukasi ini penting dilakukan sejak usia dini agar mereka selalu sadar akan keberadaan penyu yang sering dijumpai di pantai Yeh Gangga, sehingga keberadaan tukik bisa lestari,” pungkasnya.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Angkat Sistem Subak, Bupati Sanjaya Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Universitas Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – Hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional "Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal", Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan pentingnya penguatan kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Tjok Surya: HUT PGRI ke-80 Momen Lahirnya Ratusan Guru Berprestasi

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klungkung, secara resmi membuka kegiatan Webinar dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 Tahun 2025. Mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas", kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas dan inovasi guru di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Disperpa Badung Gelar Sterilisasi dan Vaksinasi Gratis Hewan Penular Rabies, Serangkaian HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung menggelar layanan sterilisasi serta vaksinasi gratis bagi Hewan Penular Rabies (HPR) serangkaian peringatan HUT ke-16 Mangupura. Kegiatan berlangsung di klinik hewan Mangupura Vet Care, Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Badung, kawasan Pusat Pemerintahan Badung, pada 22–23 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Melahirkan Kreator Muda Berbakat

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian HUT Mangupura ke-16 digelar lomba tapel ogoh-ogoh kolaborasi antara Bank BPD Bali dengan Komunitas Jemari berlokasi Lapangan Puspem Badung berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025. Menariknya, pada lomba tapel ini, para peserta diminta untuk membuat langsung (on the spot) tapel ogoh-ogoh di lokasi perlombaan. Tujuannya untuk memunculkan undagi mau pun kreator muda berbakat dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.