Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

8th Bali International Field School for Subak 2022, Peran Teknologi Digital dalam Pelestarian Subak dan Tradisi Bali

Bali Tribune/ SUBAK-Sekolah lapangan Subak yang dikelola oleh Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) bersama mitra lokal, yakni Yayasan Bali Kuna Santi.


balitribune.co.id | Denpasar -  Dikelilingi sawah menghijau dan asrinya Desa Selat di kaki Gunung Agung, dilaksanakan kegiatan penyusunan gagasan dan tukar pikiran tentang pelestarian Subak, World Heritage UNESCO 2012.

Kegiatan ini adalah rangkaian dari Bali International Field School for Subak (BIFSS), sekolah lapangan Subak yang dikelola oleh Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) bersama mitra lokal, yakni Yayasan Bali Kuna Santi sejak tahun 2015.

Puncak kegiatan pada 2 September 2022 juga dimeriahkan oleh delegasi dari 5th World Planning School Congress dan 16th Asian Planning School Congress yang berasal dari berbagai negara, serta dijadwalkan akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali dan Wakil Bupati Karangasem.

“BIFSS tahun ini adalah pelaksanaan ke-8 sejak tahun 2015. BIFSS dipusatkan di Subak Selat sebagai lokasi observasi lapangan, dengan Jero Tumbuk sebagai pusat aktivitas” jelas Dr. Catrini Kubontubuh, Ketua Dewan Pimpinan BPPI yang memimpin BIFSS.

Tema tahun ini adalah The Role of Digital Technologies in the Preservation of Subak and Balinese Cultural Heritage, atau Peran Teknologi Digital dalam Pelestarian Subak dan Tradisi Bali. “Kami berharap generasi muda bisa menjawab tantangantantangan yang dihadapi Subak dengan solusi-solusi penerapan teknologi terkini,” imbuhnya.

 BIFSS tahun ini didukung oleh Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) dari Denpasar. Peserta BIFSS berjumlah 17 orang berasal dari Austria dan berbagai daerah, yakni Pekanbaru, Padang, Balikpapan, Kupang, Semarang, Yogya, Nias, dan kabupaten se-Bali.

“Melalui konsistensi BIFSS yang diadakan setiap tahun sekali, kita semua berharap Subak semakin dipahami tidak hanya oleh orang Bali, tapi juga secara luas khususnya generasi muda,” terang Prof. Wayan Windia, pakar Subak dari Universitas Udayana yang menjadi salah satu pengajar BIFSS.

“Subak bisa punah bila terus termarjinalkan dan tidak menjadi prioritas dalam pembangunan,” pungkasnya.

Dibagi menjadi tiga kelompok yakni Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sesuai dengan konsep Tri Hita Karana, para peserta BIFSS diberikan pembekalan tentang sejarah Subak dan platform teknologi digital untuk mewadahi data yang dikumpulkan di area Subak Selat, yakni Desa Adat Selat dan Desa Adat Santi yang berada di Desa Selat, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

“Kegiatan ini adalah rintisan penyusunan Ensiklopedia Subak yang akan mewadahi berbagai data digital terkait Subak,” jelas I Gusti Lanang Muliarta, Pembina Yayasan Bali Kuna Santi yang memastikan tindak lanjut dari hasil BIFSS ini akan dikembangkan bersama organisasi Subak Selat, masyarakat desa adat, pemerintah daerah setempat, dan kalangan perguruan tinggi seperti INSTIKI.

wartawan
HAN
Category

Pemkab Badung Siapkan Penerapan Sistem E-Kinerja ASN, Masih dalam Tahap Kajian dan Penyempurnaan

balitribune.co.id | Mangupura – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tengah mempersiapkan penerapan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik (e-Kinerja) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas kinerja aparatur.

Baca Selengkapnya icon click

Parkir Liar Terminal Mengwi Bakal Disikat, Dishub Badung Turunkan Tim Gabungan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung memastikan akan menertibkan parkir liar yang selama ini memenuhi bahu Jalan Terminal Mengwi. Operasi gabungan bersama Polri, TNI, Satpol PP, dan Desa Adat Mengwitani disiapkan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengurai kemacetan yang terus dikeluhkan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Batu Pulaki Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

balitribune.co.id I Singaraja - Batu Pulaki kini resmi mengantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) sebagai Indikasi Geografis (IG) setelah melalui serangkaian proses verifikasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat tersebut diserahkan pada penutupan Lovina Festival 2026, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Realisasi PAD Baru 43,45 Persen, Bapenda Buleleng Kejar Potensi Penerimaan Rp141,88 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng mencatat realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah hingga 24 Juli 2026 mencapai Rp195,43 miliar atau 43,45 persen dari target tahunan sebesar Rp449,75 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.