Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AAN Gede Widiada: “Puri adalah ‘Hall Terbuka’ Kegiatan Sosial Kultural Masyarakat yang Komit Wujudkan NKRI”

Bali Tribune/HADIAH - AAN Gede Widiada (kiri) mendapat hadiah buku ‘Abble Leadership’ dari Agus (Blesstea).

balitribune.co.id | Denpasar - Puri sebagai basis kegiatan sosial dan kultural dalam perjalanan sejarahnya adalah sebagai kerajaan yang selalu terlibat dalam sebuah perjuangan. Demikian pula keberadaan Puri Peguyangan.

Di masa penjajahan, Puri Peguyangan turut berperan dan mengambil peran berjuang besama masyarakat untuk merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah kemerdekaan tercapai, Puri tetap berpihak dan komit mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dilandasi Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa.

Penglingsir Puri Peguyangan AAN Gede Widiada, Senin (20/1) menegaskan, puri di era kekinian telah menjadi ‘hall terbuka’ bagi kegiatan yang bersifat sosial, budaya, politik bahkan tempat deklarasi.

“Puri sudah menyatu dengan masyarakat, dan kami kembali tegaskan bahwa komitmen puri adalah turut serta dalam menjaga keutuhan NKRI,” sebut Widiada.

Ditambahkan, berbagai pertemuan antara puri dengan masyarakat, baik dalam bentuk sarasehan, diskusi, atau bincang-bincang ringan dengan topik menguatkan rasa cinta anak-anak bangsa terhadap NKRI seringkali digelar di Puri Peguyangan.

“Artinya, kami sebagai generasi puri selalu bercermin dengan proses ‘menyejarah’ para tetua dan penglingsir kita terdahulu. Tentu juga kami mengevaluasi perjalanan panjang yang menjadi puncak perjalanan para leluhur kami sehingga sadar dan akan selalu belajar dari kekurangan maupun kelebihan para leluhur dalam konteks zamannya mengisi tugas dan pengabdiannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” sambung Widiada.

Agung Widiada yang juga anggota DPRD Kota Denpasar selama 6 periode ini juga mengingatkan generasi puri untuk tetap kokoh terhadap komitmen menjaga NKRI di tengah munculnya fenomena kerajaan baru.

“Kami tetap ikut berjuang dan adaptif dengan konteks zamannya. Secara politik dalam kapasitas sebagai Penglisir Puri, tentu kami berpihak di ‘ruang demokrasi’ kepada Partai NasDem dan mendukung  kebijakan Pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin’,” tegasnya.

Dukung ‘Generasi Digital’

Agung Widiada juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya strategis mewujudkan generasi muda yang mampu memahami dan memaknai kehadiran teknologi digital demi menopang era industri 4.0 sesuai arah kebijakan pemerintah.

“Walau kami berangkat dari tradisi puri namun kami ingin generasi muda yang merupakan kerabat puri dan warga kota yang multi kultur ikut memahami dan memaknai kehidupan di era digital saat ini,” lanjutnya.

Dukungan penuh itu diwujudkan Agung Widiada dengan menyelenggarakan ‘Pelatihan Marketing Digital’. Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh sekitar 50 generasi muda.

Bekerja sama dengan Sanur TV dan Sanur Post serta Blesstea, pelatihan menghadirkan pakar marketing digital, Samuel dari Jakarta. “Ini merupakan langkah turut serta mencerdaskan generasi di akar rumput. Selaku Penglisir Puri, kami tetap peduli kepada masyarakat sebagai cara-cara pencerahan dalam berpolitik serta mendukung terbangunnya SDM handal dalam menyikapi peradaban dunia yang berubah sangat cepat ini. Kami berharap generasi muda bisa memanfaatkan teknologi digital dan bukan hanya untuk kesenangan belaka,” ingatnya.

Pada pesan terakhirnya Agung Widiada mengatakan, kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meraih keuntungan (benefit) dan bukan hanya menjadi pangsa pasar belaka.

“Jadilah user yang meraih benefit/keuntungan di era persaingan ke depannya. Semoga langkah kerja sama dengan berbagai pihak yang bertujuan untuk kemajuan masyarakat, membawa makna dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” demikian Agung Widiada.

wartawan
Joko Purnomo
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.