Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Abrasi Pantai Desa Banyubiru Rusak Puluhan Rumah

Bali Tribune/Kondisi pantai Desa Banyubiru tergerus akibat abrasi.

balitribune.co.id |  Negara  - Dampak abrasi di wilayah pesisir Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara kini semakin parah. Belasan bangunan baik itu tempat tinggal maupun warung lesehan dikawasan yang sempat menjadi icon kuliner ikan di Jembrana ini, kini sudah luluh lanta diterjang ganasnya gelombang air laut.

Selain tidak sedikit warga yang menempati tanah negara ini telah mengungsi karena kehilangan tempat tinggal, mereka yang sebelumnya sempat menjadi pengusaha warung makan kini beralih profesi menjadi buruh.

Potret kehidupan dipesisir Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara yang sejak belasan tahun telah tergerus abrasi kini semakin memperihatinkan. Laut kini menjorok kedaratan akibat bibir pantai yang tergerus abrasi. Daratan dipinggir pantai yang merupakan tanah negara dan sebelumnya merupakan permukiman warga dan juga tempat usaha warga kini porak-poranda. Ganasnya gelombang air laut dipraiaran selatan Bali yang menghantam bangunan serta menggerus daratan menyebabkan tidak sedikit warga yang kehilangan tempat tinggal sehingga harus menumpang ditempat lain dan perekonomian mereka terpuruk.

Warga yang bermukim diwilayah pesisir Pebuahan ini merupakan nelayan tradisional yang selama ini memang hidup dari hasil tangkapan ikan. Sebelum abrasi semakin mengganas, selain melaut menangkap ikan menggunakan jukung, puluhan keluarga juga sempat membuat usaha warung makan lesehan hingga kawasan ini sempat terkenal bahkan menjadi icon kuliner di Jembrana. Namun setelah daratan porak-poranda dan mereka mengungsi, para pemilik warung selehan ini kini menghadalkan hidupnya hanya sebagai buruh. Kendati saat ini masih ada beberapa warung lesehan yang bertahan dibawah ancaman hantaman gelombang.

Salah satunya dialami salah seorang warga Pebuahan, Sutrisno. Pemilik Lesehan Bu Lina ini, Minggu (31/3) mengaku kini lesehannya telah lenyap diterjang ombak dan tergerus abrasi menyusul belasan lesehan lain yang telah lebih dulu hancur. Bahkan tahun 2014 ia sempat membuat pemecah ombak dengan memasang batu bronjong seadanya diselatan bangunan warungnya. Namun ombak ganas yang menerjang Sabtu (23/3) lalu menghancurkan bangunan lesehan dan tempat tinggalnya. Kini keluarganya mengungsi kerumah orang tuanya dilokasi yang lebih aman. Untuk bisa bertahan hidup. is menghandalkan hasil menangkap ikan dan menjadi buruh. "Jika cuaca bagus kadang saya melaut. Kalau tidak cari kerjaan lain jadi buruh," ujarnya.

Sejumlah warga Pebuahan yang menjadi korban abrasi kini mengharapkan agar pemerintah segera merealisasikan janji penanganan abrasi di Pebuahan. "Kami jangan terus diberikan janji. Mohon dibuktikan. Di wilayah lain yang tidak banyak penduduknya malah sudah dibangun senderan duluan," ujar sejumlah warga setempat. Kelihan Banjar Pebuahan, Kanzan mengaku kendati wilayah pesisir Pebuahan sudah hancur terkena abrasi, namun pihaknya tetap mengharapkan agar pemerintah pusat bisa segera merealisasikan bantuan senderan, “harapannya agara segera disender agar daratan tidak semakin terongrong dan dampak kerusakan tidak semakin meluas” tandasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih, Harapkan Jadi RS Rujukan Terbaik

balitribuneco.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni Luh Putu Sekarini beserta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Distribusi Beras ke Food Station Belum Terealisasi, Perumda MGS Masih Andalkan Pasar Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung dengan Food Station Tjipinang Jaya yang diharapkan memperkuat ketahanan pangan, hingga kini belum terealisasi dalam bentuk distribusi beras.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascapembatasan Pembuangan Sampah ke TPA Suwung, Pembuangan Sampah ke Sungai Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Organisasi lingkungan Sungai Watch mencatat adanya peningkatan sampah yang dibuang masyarakat di sungai pascapembatasan pembuangan sampah ke TPA Suwung Denpasar. Dari hasil patroli di sejumlah sungai di Denpasar dan Badung yang dipasang penghalang sampah atau instalasi barrier, terjadi peningkatan dua kali lipat sampah yang terjaring di sungai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Pegadaian Dukung Mandalika Kartini Race 2026

balitribune.co.id | Lombok - Ajang balap khusus perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi perempuan yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus menegaskan kiprah perempuan dalam dunia otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.