Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Abu Itu Sisa Pembakaran Jazad Ibu Saya”

rony
Rony Irianto

Bangli, Bali Tribune

Jajaran  kepolisian Polsek Kintamani terus melakukan pendalaman terkait keberadaan tulang dan abu yang ditemukan di Asram Q-Rak, Banjar Masem Budi Karya, Desa Batur Selatan, Kintamani dengan memintai keterangan terhadap Grand Master Q-Rak, Rony Irianto.

Pantauan di Mapolsek Kintamani, Selasa (21/6), puluhan pengikut (praktisi) Q-Rak masih menghuni Mapolsek Kintamani. Sementara Rony Irianto masih menjalani pemeriksaan secara intensif di ruang Reskrim Polsek Kintamani.

Ditemui di sela-sela pemeriksaan,  Rony Irianto dengan jujur mengakui kalau abu dan tulang itu adalah tulang manusia, yakni abu dari jazad maminya (ibu) yang dikremasi di  Mumbul, Badung. Dikatakan, maminya yang ikut menjalani pengobatan di Asram Q-Rak meninggal sekitar bulan Februari lalu di Rumah Sakit Bangli. “Mami saya  meninggal dan  kemudian  dikremasi di Mumbul,“ ujarnya.

Didesak kalau abu dari jazad ibunya telah dilarung di laut, hal itu pun tidak dibantahnya. Namun karena dia sangat menyayangi ibunya, Rony mengaku  mengelabui keluarga termasuk ayahnya. Dimana, abu dari pembakaran sang ibu diganti, sementara tulang dan abu disembunyikan  disimpan di tempat tinggalnya di Banjar Masem.

“Saya sangat menyayangi mami, maka saya tidak ingin membuang abu jazadnya di laut, “ kata  Irianto seraya memohon maaf  kepada keluarga maupun pihak lainnya.

Dengan berbesar hati, Irianto mengaku siap mempertanggung jawabkan perbuatannya. Termasuk dikenai sanksi adat karena dinilai telah mencemari (bikin leteh) di Banjar Masem Budi Karya maupun wilayah Desa Adat Batur. “Saya siap untuk dikenai sanksi, termasuk sanksi adat.  Saya juga mohon agar bisa menguburkan abu dan tulang ibu saya di tempat tinggal saya nanti,” pintanya.

Sementara saat disinggung soal Q-Rak, ia menjelaskan itu merupakan salah satu metode penyembuhan penyakit yang ditemukannya. Dengan keahlian yang dimilikinya, banyak orang yang ingin menimba ilmu pengobatan pada asramnya di Banjar Masem Budi Karya. “Saat ini ribuan orang telah menjadi pengikut saya. Mereka ingin belajar menyembuhkan diri dan mendalami ilmu pengobatan pada saya,” ungkapnya.

Untuk cara pengobatan, jelas dia, berupa pembangkitan energi atau aura. Dimana, untuk membangkitkan itu para praktisi menjalani meditasi dan harus steril dari lingkungan sekitarnya. “Untuk kegiatan sejatinya lebih banyak di Denpasar. Untuk di Masem Budi Karya adalah tempat tinggal saya, jadi mereka yang datang hanya ingin mengunjungi gurunya,” katanya.

Kapolsek Kintamani  Kompol Komang Tresna Arbawa Manik dikonfirmasi terkait hasil temuan di Asram Q-Rak, menjelaskan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Danramil, camat  kepala desa serta tokoh lainnya.

Dalam rapat mediasi mengemuka adanya desakan untuk menghentikan semua aktivitas Q-Rak. Dimana dasar penghentian lantaran  adanya penolakan warga setempat. “Untuk keberadaan tulang masih meunggu hasil labfor, hasil labfor nantinya akan menjawab apakah itu tulang manusia atau tulang hewan,” tegas Kapolsek.

Perbekel Desa Batur Selatan  Gede Sarjana ditemui usai mengikuti rapat mediasi itu menambahkan, pihak adat kini masih menunggu hasil uji lab terhadap benda yang ditemukan di Asram Q-Rak. Bila hasil lab menyatakan itu tulang manusia, sudah tentu sanksi adat akan diberlakukan kepada yang berbuat. Pelakunya bakal diminta tanggung jawab untuk membuat upacara pembersihan (pecaruan) di wilayah Banjar Masem Budi Karya maupun wilayah adat. “Saya telah  lapor kepada kasinoman adat terkait kasus ini. Hingga kini pihak adat masih menunggu hasil lab terkait pemberlakuan sanksi nanti,” ungkapnya.

Soal Rony Irianto telah mengantongi KTP Desa Batur, Sarjana, tidak menampiknya. Memang yang bersangkutan telah memiliki KTP Batur. KTP ini diberikan karena ada salah seorang warga yang mau memasukkan namanya ke dalam KK mereka.

wartawan
Agung Samudra
Category

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng PKK Dauh Puri Kauh, Astra Motor Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Kali ini, menyasar pilar utama keluarga, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Puri Kauh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Senin (11/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari 45 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.