Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ada Personel Penyelenggara Reaktif Tak Ganggu Tahapan Pilkada

Bali Tribune/ RAPID TES – Pelaksanaan rapid test terhadap penyelenggara Pilkada di Jembrana mendapati adanya personel yang hasilnya reaktif.
Balitribune.co.id | Negara - Kendati ada unsur penyelenggara Pilkada Serentak di Jembrana hasil rapid testnya reaktif, namun KPU Kabupaten Jembrana memastikan tahapan Pilkada Jembrana yang dilanjutkan mulai Senin (14/6) hari ini tidak terhambat.
 
Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan, setelah tahapan Pilkada Jembrana sempat ditunda beberapa bulan karena pandemic Covid-19, KPU Kabupaten Jembrana memulai kembali melanjutkan tahapan Pilkada Jembrana mulai Senin hari ini. Dalam melanjutkan tahapan Pilkada Serentak 2020 dipastikannya akan mengikuti seluruh protokol kesehatan Covid-19.
 
Sebelum tahapan dilanjutkan pihaknya telah melaksankan screening awal terhadap seluruh penyelenggara Pilkada di Jembrana mulai dari tingkat kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di seluruh kecamatan hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan beserta tenaga pendukung di masing-masing sekretariat, “Seluruh penyelenggara Pilkada juga sudah dua kali rapid test,” ujarnya.
 
Rapid test untuk Komisoner dan Jajaran KPU Kabupaten Jembrana dilaksanakan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana. PPK dan PPS dilaksanakan di Puskesmas I dan II di setiap Kecamatan. Pelaksananaan rapid test yang kedua tersebut dilaksanakan Jumat (12/6) hingga Sabti (13/6). Personel KPU Kabupaten diikuti 5 Komisoner, 22 staf sekretariat dan 8 orang tenaga pendukung.
 
Untuk 35 personil KPU Kabupaten Jembrana tersebut dipastikannya hasilnya non reaktif. Sedangkan untuk badan adhoc penyelenggara pemilan diakuinya ada yang hasilnya reaktif. “Pada rapid test kedua ada yang reaktif dari unsur pendukung di PPS” ujarnya. Ia menyebut penyelenggara pemilihan yang hasil rapid tesnya reaktif tersebut merupakan salah seorang dari wilayah PPK Kecamatan Melaya. “Yang reaktif unsur pendukung yakni dari Sekretariat PPS Kelurahan Gilimanuk. Dia pegawai di kelurahan. Sekarang masih karantina mandiri menunggu hasil swab tesnya” ujarnya. Namun pihaknya memastikan adanya unsur penyelenggara pemilihan tersebut tidak akan mengganggu tahapan Pilkada Serentak yang dilanjutkan hari ini. “Tidak terganggu karena yang pleno PPSnya bukan sekretariatnya,” jelasnya.
 
Bahkan KPU Kabupaten Jembrana yang sejak awal menyatakan akan memulai melanjutkan tahapan dengan penguatan lembaga adhoc penyelenggara pemilihan, Senin hari ini akan melaksanakan PAW PPS yang diberhentikan karena datanya tercantum dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan PPS yang menggundurkan diri, “ada 8 orang karena Sipol dan 2 orang mundur,” ujarnya.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengakui dari 312 PPK di Jembrana yang dirapid test, ada hasil reaktif, “kami akan tindak lanjuti sesuai pedoman penanganna Covid-19, kami berlakukan karantina mandiri sesuai protokol kesehatan dan akan dilakukan pengambilan sampel swab,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.