balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk menangani sejumlah persoalan strategis di wilayah Kuta Selatan, khususnya kemacetan, ketersediaan air bersih, penerangan jalan umum (PJU), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Komitmen tersebut disampaikan Adi Arnawa saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-46 Sekaa Truna (ST) Purwa Yowana Mahardika, Banjar Kangin, Desa Adat Ungasan, Minggu (20/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa.
Dalam kesempatan itu, Adi Arnawa menyampaikan rencana pembukaan jalan tembus yang menghubungkan kawasan Universitas Udayana (Unud), Garuda Wisnu Kencana (GWK), hingga Ungasan. Jalan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Kuta Selatan.
Selain persoalan transportasi, Pemkab Badung juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat. Di antaranya melalui optimalisasi jaringan pipa distribusi serta mendorong pemanfaatan teknologi Seawater Reverse Osmosis (SWRO) sebagai salah satu alternatif penyediaan air bersih.
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan, Pemkab Badung juga menjadwalkan pemasangan PJU di kawasan Pantai Melasti pada Oktober 2026.
Di bidang pendidikan, Adi Arnawa menyampaikan rencana program beasiswa kuliah jenjang S1 gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut akan memberikan prioritas kepada anak ketiga dan keempat. Kebijakan ini diarahkan tidak hanya untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga mendukung keberlanjutan generasi muda dan kelestarian budaya Bali.
Bendesa Adat Ungasan I Wayan Disel Astawa mengapresiasi perhatian Pemkab Badung terhadap pembangunan di wilayah Kuta Selatan. Ia berharap berbagai rencana pembangunan tersebut dapat direalisasikan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Perayaan HUT ke-46 ST Purwa Yowana Mahardika mengangkat tema "Pemuda Harapan Bangsa". Kegiatan tersebut turut dihadiri Perbekel Ungasan I Made Kari, perwakilan Camat Kuta Selatan, jajaran Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Ungasan, TP PKK Desa Ungasan, Ketua Panitia I Made Rudita, serta tokoh masyarakat dan krama Banjar Kangin Ungasan.