Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Adnyana Gantikan Antara Pimpin Pergatsi Bali

I Gusti Ngurah Adnyana
I Gusti Ngurah Adnyana

BALI TRIBUNE - Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali, Sabtu (20/5) lalu di Ruang Rapat KONI Bali, I Gusti Ngurah Adnyana secara aklamasi dipercaya memimpin Pergatsi Bali periode empat tahun ke depan menggantikan Ida Bagus Antara.

Sebagai ketua terpilih, IGN Adnyana bersama anggota formatur Ketut Sudiana, Cok Agung, dan Ketut Jiwa diberi waktu dua minggu untuk melengkapi struktur kepengurusan Pergatsi Bali. “Ya, kami akan berupaya dalam dua minggu ke depan melengkapi susunan pengurus,” imbuh Gusti Ngurah Adnyana ditemui Sabtu lalu.

Sebagai nakhoda di Pergatsi Bali, Adnyana mengaku ada beberapa program kerja yang akan dikerjakan nanti, antara lain membentuk Pengkab Pergatsi Bangli dan Karangasem. Berikutnya, lanjut Adnyana, adalah pengembangan dan pelatihan atlet dan pelatih.

Dalam mengembangkan dan pelatihan atlet, menurut Adnyana, Pergatsi Bali lebih mengutamakan atlet lokal Pulau Dewata, karena sesungguhnya potensi atlet gateball di Bali sangat banyak. Sedangkan kepada pelatih, dalam periode tertentu akan dikirim mengikuti pelatihan di pusat.

“Dalam mengembangkan kemampuan atlet gateball Bali, kami akan memadukan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), ini bukan latah ikut-ikutan, karena memang atlet yang dikembangkan dengan memadukan iptek di dalamnya, akan menjadi atlet tangguh,” ujarnya.

Selain itu, tantangan lainnya yang akan digarap di era kepengurusan dirinya, adalah membentuk minimal lima klub di masing-masing kabupaten dan kota seluruh Bali. Dengan begitu, lanjut dia, nantinya kalender event yang akan dihelat Pergatsi Bali berupa kejuaraan antarklub, dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Harus kami akui bahwa klub-klub gateball di Bali didominasi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Artinya, banyak klub menumpuk di dua daerah tersebut. Ke depan bagaimana seluruh kabupaten yang belum ada lima klub gateball, agar dibentuk minimal lima klub,” demikian I Gusti Ngurah Adnyana.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.