Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Agro Wista Pondok Jujukan, Pengunjung Bisa Makan Jeruk Sepuasnya

Bali Tribune/PETIK JERUK - Penjung memetik jeruk di agro wisata Pondok Jukjukan di Banjar/Desa Mangguh, Kintamani, Bangli, Minggu (30/1/22).


balitribune.co.id | Bangli -  Agro wisata Ponjok Jukjukan di Banjar/Desa Mangguh, Kecamatan Kintamani, Bangli kini menjadi salah satu tujuan wisata. Dengan hanya merogoh kocek Rp 15 ribu pengunjung dapat memetik dan makan buah jeruk langsung di kebun sepuasnya.  
 
Pada akhir pekan agro wisata yang baru buka 18 Desember lalu ramai dikunjungi. Salah seorang pengunjung, Ni Wayan Suriati mengaku tertarik untuk memetik buah jeruk secara langsung. Selain mendapat jeruk yang segar dan kualitas bagus, diri juga bisa refresh dari rutinitas sehari-hari. "Sangat mengasikan, kita bisa langsung metik buah jeruk, dan tentu berbeda kalau beli di pasar," sebutnya, Minggu (30/1/22). 
 
Perempuan asal Abiansemal Badung ini datang bersama rekan-rekan. Sengaja datang ke Bangli hanya untuk memetik jeruk. Dengan mengeluarkan Rp 15.000 bisa makan jeruk sepuasanya di kebun. "Harga terjangkau sebanding dengan kualitas jeruk," ujar Wayan Suriati yang juga seorang bidan ini. Selain itu pemilik juga memberi tips cara memetik buah jeruk yang benar.
 
Pemilik Pondok Jukjukan, Ketut Sudiarta mengatakan, pengembangan agro ini salah satu upaya untuk menjaga harga jeruk. Ketika hasil panen jeruk melimpah harga pun cenderung turun. Pihaknya ingin harga jeruk terutama di tingkat petani stabil. "Kami baru buka Desember kemarin dan agro ini cukup mendapat respon masyarakat," sebut pria yang juga anggota Polri ini.
 
Sebut pria yang berdinas di Mapolres Bangli ini, dengan membayar Rp 15.000 pengunjung bisa memetik dan makan buah jeruk sepuasnya. Sedangkan jika ingin membawa pulang, jeruk yang dipetik harga Rp 12.000 per kilogram. Sebelum memetik jeruk pengunjung akan diajarkan memetik jeruk dengan benar sehingga jeruk dipetik dengan sempurna. "Kalau tidak benar caranya ujung kulit jeruk terkelupas sehingga jeruk bisa cepat busuk," ujarnya. 
 
Ketut Sudiarta menambahkan, untuk pengembangan agro ini pihaknya juga mengangdeng para tetangga yang juga memiliki kebun jeruk. Ketika jeruk siap dipetik di kebun sudah habis, maka pengunjung bisa memetik di kebun petani yang lain. "Ini juga untuk merangkul petani disini. Desa Mangguh ini salah satu desa penghasil jeruk," sambungnya sembari mengaku memiliki 3 hektare kebun jeruk. 
 
Jeruk dalam setahun puncak panen dua kali. Panen biasa di Bulan Agustus, namun saat ini sudah cukup banyak jeruk yang bisa dipanen. Ditambahkan pula untuk akhir pekan pengunjung yang datang mencapai 100 orang. Kebanyakan pengunjung dari Denpasar. Ada pula pengunjung atau wisatawan asing. Ke depan kami punya rencana akan menyediakan sarana angkutan dokar,sehingga pengunjng bisa mengelilingi hamparan perkebunan jeruk milik masyarakat, sebutnya.
wartawan
SAM
Category

Made Sunarta Hadiri Penguatan Komitmen Desa Adat dan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Mangupura – Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta, menghadiri kegiatan Penguatan Komitmen Desa Adat dan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya, Badung Luncurkan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6/2026). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bansos Rp2 Juta untuk Galungan Segera Cair, 82 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar gembira bagi warga Badung yang beragama Hindu. Pasalnya, bantuan sosial (Bansos) hari raya Galungan akan segera dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Saat ini Pemkab melalui Dinas Sosial tengah mempersiapkan penyaluran Bansos tersebut dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 82 ribu orang.

Baca Selengkapnya icon click

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.