Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AHLI Minta Dilibatkan dalam Program Pembangunan Kepariwisataan Sesuai Bidang Keahlian

Bali Tribune / ORGANISASI PARIWISATA - AHLI saat memperkenalkan keberadaan organisasi pariwisata kepada Menteri Sandiaga melalui virtual

balitribune.co.id | Denpasar – Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) diperkenalkan dihadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno secara virtual. AHLI sebagai asosiasi para pimpinan pada 4 sektor pariwisata yaitu usaha perhotelan, makanan dan minuman, usaha perjalanan wisata serta lembaga pendidikan tinggi pariwisata yang siap mendukung pemerintah dan bersinergi dengan stakeholders pariwisata lainnya dalam memajukan pariwisata Indonesia.

Dengan tema Peran Strategis AHLI Melalui Kolaborasi Pimpinan Antar Sektor Usaha Pariwisata dalam Mengakselerasi Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Indonesia, I Ketut Swabawa, selaku Ketua Umum DPP AHLI, Rabu (15/9) menjelaskan peran strategis AHLI dalam konsep kolaborasi untuk percepatan realisasi program-program pembangunan kepariwisataan di Indonesia secara efektif dan efisien. Serta meningkatkan daya saing di kancah internasional yang lebih produktif dengan semangat inovasi, adaptasi dan kolaborasi. "Kami memohon agar berkenan mengikutsertakan AHLI dalam program pembangunan kepariwisataan sesuai bidang keahlian yang dimiliki," ucapnya.

Ketua Dewan Pendiri AHLI Ferdi Arminius, membeberkan ide awal sejak 2018 lalu untuk menciptakan suatu kondisi kerja sama antar industri pariwisata dalam visi misi dan spirit yang sama untuk memajukan pariwisata Indonesia. Momentum pandemi ini mendorong untuk merealisasikan ide tersebut bersama 15 orang dalam tim perumus dari Bali, Jakarta, Lampung, Bandung, Palangkaraya, Padang dan sebagainya dari unsur keempat sektor pariwisata dimaksud.

"Kami berharap Menparekraf dapat mengayomi AHLI dengan berkenan sebagai pelindung dan melibatkan AHLI sebagai salah satu mitra komunitas strategis bersama komunitas lainnya," harapnya. 

Sementara itu Menteri Sandiaga dalam arahannya menyambut baik terbentuknya asosiasi baru ini yang mengedepankan konsep kolaborasi antar pimpinan usaha pariwisata. Serta mengapresiasi terbentuknya di masa sulit, dimana dibutuhkan sebuah karya nyata yang bermanfaat. "Bahwa leaders harus mampu menjadi contoh, memiliki passionate energy (kerja keras, tuntas, cerdas, lugas) dan long life learner untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga dapat bersaing global," ucap Menteri Sandiaga.

Ia pun berpesan agar AHLI dapat konsisten dalam berkontribusi untuk memajukan pariwisata Indonesia. Disamping itu mengimbau asosiasi ini untuk menciptakan terobosan yang kreatif dan inovatif sebagai salah satu opsi dalam merespon masa sulit ditengah pandemi.

"Saya mengundang AHLI menjadi mitra industri dan profesi dalam mengeksekusi program-program Kemenparekraf," imbuhnya. Hingga saat ini AHLI memiliki 538 anggota dengan 18 DPD di tingkat provinsi seluruh Indonesia.

wartawan
YUE
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.