Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Air Mineral Berkristal Resahkan Warga

air mineral
Air mineral Anzi yang didapati mengandung kristal bening.

Negara, Bali Tribune

Menjelang Galungan, warga di Jembrana dibuat resah dengan beredarnya air mineral tak layak konsumsi di pasaran. Beredarnya air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Anzi itu terungkap setelah diributkan sejumlah warga Desa Yehembang, Mendoyo yang membeli air mineral gelas untuk persiapan hari raya, Minggu (4/9).

Warga yang membeli air mineral dengan harga paling murah tersebut mendapati kualitas air di dalam kemasannya tidak seperti air dalam kemasan merek lain. Seorang warga Yehembang yang membeli air mineral Anzi, Luh Putu Parwati mengatakan, jika dilihat kasat mata air dalam kemasan telihat bening.

“Namun jika digoyang-goyang akan nampak butiran-butiran bening menyerupai kristal penyedap rasa, dan apabila dibuka kemudian airnya dituang, butiran-butiran kristal kecil tersebut sebagian lengket di gelas kemasan. Kristal tersebut sangat terlihat jelas serta jika diraba akan terasa menyerupai pasir,” ujar Parwati.

Warga lainnya mengatakan, harga air Anzi jauh lebih murah, namun mereka was-was mengonsumsinya setelah mengetahui kualitas air produksi PT Anzi Batubulan, Gianyar tersebut berisi Kristal. Dalam label kemasan air ini juga tertera legalitas BPOM RI MD 265222002012-SNI. Warga meminta aparat untuk mengecek produk air mineral kemasan tersebut.

Keluhan warga mengenai air mineral Anzi  ini akan segera ditindaklanjuti Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Jembrana. Kepala Dinas Perindagkop Jembrana, I Made Sudantra melalui Kepala Bidang Perdagangan, I Komang Susila dikonfirmasi Minggu mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya keluhan konsumen mengenai kualitas produk air mineral dalam kemasan yang mengeluarkan kristal bening.

Atas informasi ini pihaknya akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Puskesmas di wilayah tersebut. Pihaknya akan turun ke lapangan  untuk memastikan dan mengecek produk itu, terlebih diakui pihaknya hingga saat ini belum mengetahui produk yang diperjualbelikan kepada masyarakat tersebut.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan terkait keaslian dan izin edar produk tersebut. Jika ditemukan mengandung bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan dan atau kadaluwarsa, selain akan meminta produk tersebut ditarik dari pasaran, juga akan berkoordinasi dengan Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bali dan pihak kepolisian untuk menindaklanjutinya.

Menurutnya, kondisi makanan dan minuman dalam kemasan jika sampai dalam keadaan tidak layak dikonsumsi, pada umumnya disebabkan sudah expired atau selain pada proses produksi juga pengiriman hingga penggudangan yang tidak baik sehingga merusak kualitas produk, seperti terpapar panas sinar matahari hingga pada kontaminasi bahan-bahan kimia berbahaya.

Manajer CV Anzi Batubulan, Putu Darma Wisitra yang dikonfirmasi melalui telepon membenarkan adanya air mineral yang diproduksi perusahaannya mengandung butiran kristal seperti kapur. Menurutnya, sebagian kecil produknya mengandung butiran kristal seperti kapur dalam air kemasan bermerek Anzi tersebut akibat adanya kerusakan teknis pada fiter pabriknya yang tidak berfungsi sekitar tiga bulan lalu sehingga otomatis air tidak tersaring dengan baik.

Kerusakan itu pun baru diketahui setelah pihaknya memasarkan produknya. Diakuinya pihaknya telah menarik kembali produk tersebut agar tidak dikomsumsi masyarakat. Ia mengatakan produk yang bermasalah di Jembrana itu menurutnya dibeli di kabupaten lain sebab ia mengaku jika produknya belum sampai didistribusikan  ke wilayah Kabupaten Jembrana.

Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang telanjur membeli produk Anzi bermasalah tersebut dan akan mengganti dengan produk yang baik dimana saat ini pabriknya telah berproduksi dengan normal. Ia justru meminta konsumen tidak takut mengomsumsi produknya karena sudah berstandar SNI dan sudah melalui proses pengujian ahli.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Perpindahan SDN 5 Buahan Payangan Diharapkan Segera Terealisasi

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar berencana memindahkan SDN 5 Buahan yang berada di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Tidak hanya rusak berat, lokasi  sekolah yang berdiri sejak 1982 tersebut juga kurang refresentatif. Warga berharap rencana perpindahan itu segera terealisasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SKB Pembatasan Angkutan Logistik Dinilai Mandul, Truk Non-Sembako Masih 'Nyempil' di Antrean Mudik

balitribune.co.id | Jembrana - Dibalik riuhnya eforia arus mudik di Jembrana, justru operasional truk angkutan logistik non sembako menjadi sorotan. Kinerja aparat di Denpasar, Badung dan Tabanan termasuk Banyuwangi dalam melaksanakan keputusan bersama kini dipertanyakan oleh masyarakat di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Klungkung Bekuk Lima Orang Tersangka Kasus Narkoba

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung berhasil mengamankan lima orang tersangka tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Klungkung. Lima orang tersangka masing-masing berinisial IWP, AFW, PY alias P, F, dan FT. Kelima tersangka diketahui belum pernah menjalani hukuman sebelumnya dalam kasus tindak pidana narkotika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Ajak Komunitas Ikuti “Hijabers on Wheels”, Ngabuburit Stylish di Bulan Ramadhan

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah, Astra Motor Bali mengajak komunitas sepeda motor Honda untuk mengisi momentum Ramadhan dengan kegiatan positif melalui aktivitas bertajuk “Hijabers on Wheels”. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar komunitas Honda sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana Ramadhan, Sabtu (14/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Arus Mudik di Pelabuhan Padang Bai Membludak

balitribune.co.id I Amlapura - Arus mudik di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (15/3/2026) berlangsung padat. Bahkan antrean kendaraan meluber hingga ke luar pelabuhan karena areal parkir pelabuhan tidak mampu menampung membludaknya kendaraan pemudik, yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.