Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akibat Kerja Lembur dan Kelelahan, Ketua KPPS di Payangan Khawatir Strokenya Kumat

Bali Tribune/ I Wayan Enteg
balitribune.co.id | Gianyar - Tidak ingin seperti sejumlah petugas KPPS di daerah lain yang  terserang Stroke saat bertugas, Wayan Enteg (62) memilih lagkah antisipasi. Ketua KPPS di TPS 2 Desa Buahan Kaja, Payangan ini mengaku kondisinya mulai drop dengan tensi naik karena kelelahan. Khawatir stroke menyerangnya lagi, Enteg pun pilih periksa ke dokter, Minggu (21/4) sore.
 
Ditemui, Selasa (23/4),  I Wayan Enteg yang asal Banjar Selat, Buahan Kaja ini menyebutkan,  Pemilu 2019 memiliki kesulitan tersendiri bagi pelaksana Pemilu di lapangan.  Tak terkecuali dirinya  yang kembali ditugaskan menjadi Ketua KPPS di TPS. Sejak dipilih menjadi anggota KPPS sudah menjadi beban pikiran. Padahal, sebelumnya dia menolak ikut anggota KPPS. Namun karena didesak, dia akhirnya luluh juga. "Sebenarnya saya ingin istirahat urusan begini(menjadi snggots KPPS). Terlebih sekarang informasinya menjadi KPPS lebih berat dari sebelumnnya," ujarnya.
 
Setelah mau ikut menjadi anggota KPPS dia ditunjuk sebagai ketua. Karena dianggap paling senior dari anggota lainnya. Saat hari pencoblosan, kerumitan mengisi formulir di TPS menyebabkan harus bekerja 24 jam. Mulai kerja jam 06.00 wita sampai 06.00 wita esok harinya. Saat itu kondisi tubuh dirasa tidak enak. Dia kira tensinya naik. Dia sempat pulang tidur sebentar untuk memulihkan kondisi, sambil mrngecek tensi dengan alat ukur yang fimiliki. "Benar saja tensi saya naik menjadi 145," ujarnya.
 
Setelah kotak suara terkumpul di kecamatan, dia merasa tenang. Tensi kembali normal. Namun, menjelang perhitungan suara di kecamatan tensi naik lagi. Sehari menjelang perhitungan suara di kecamatan, tugas sebagai KPPS menjadi beban pikiran lagi. Bahkan, setelah diukur tensinya naik jadi 214/16. Karena tensi terlalu tinggi, dia harus memeriksakan diri ke dokter. "Tugas mengawal hasil di TPS di kecamatan jadi beban pikiran. Takut terjadi banyak kesalahan, yang menjadi pemikiran ruwet lagi," ungkapnya.
 
Diceritakan, sebenarnya dirinya sudah menghindar dari tugas-tugas berat seperti menjadi KPPS. Pekerjaan ini berisiko politik dan hukum. Di sisi lain dirinnya berisiko tinggi mengambil pekerjaan yang berat, terlebih yang menguras pikiran. Karena, sebelumnya dirinya sempat terserang strok tahun 2002. Dan, ssmpai sekarang belum normal betul. "Dampak strok itu kaki kanan dan kiri sekarang belum seimbang. Kaki kanan saya belum normal," jelasnya.
 
Dampak pernah terserang strok itu sekarang dia harus rutin minum obat penstabil tensi. Sempat sudah putus obat beberapa bulan. Tapi sekarang mulai lagi rutin minum obat. “Riwayat tekanan darah tinggi ini saya ketahui sebelum tahun 2000,” tegasnya.
wartawan
Redaksi
Category

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Gelar Puncak Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan Tahun 2026. Upacara sakral yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026), dihadiri langsung Bupati Tabanan I Komang Sanjaya beserta Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, beserta Istri, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.