balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu, Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu, saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.
Dari keterangan yang diterima, kejadiannya pukul 08.00 Wita di warung milik Ni Nyoman Puleh (64). Saat itu korban tengah berbelanja, tiba-tiba pelaku melemparkan tanah kering yang mengenai punggung korban. Merasa sakit dan terkejut, korban kemudian pulang dan menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.
Atas kejadian itu pihak keluarga korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Blahbatuh serta Satpol PP Kabupaten Gianyar. Terlebih kejadian itu juga meresahkan warga setempat.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Blahbatuh bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 10.00 Wita. Penanganan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif melalui sinergi Bhabinkamtibmas Desa Bedulu, Babinsa, tokoh masyarakat, serta unsur desa adat setempat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Saat petugas tiba di lokasi, terduga pelaku sempat mengunci diri di dalam kamar karena merasa takut melihat banyak petugas. Berkat pendekatan persuasif dari aparat kewilayahan dan tokoh masyarakat setempat, terduga pelaku akhirnya bersedia keluar dan diamankan untuk penanganan lebih lanjut.
Polsek Blahbatuh yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini selanjutnya berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Gianyar serta perangkat desa adat. Terduga pelaku kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Bangli untuk menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa dengan pendampingan pihak keluarga sebagai bentuk perlindungan dan kepedulian sosial.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma, Kasi Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan keadilan sosial.
“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memastikan rasa aman dan keadilan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Dalam kasus ini, Polsek Blahbatuh telah bertindak cepat, profesional, serta bersinergi dengan unsur adat dan lintas instansi agar permasalahan dapat diselesaikan secara tepat dan berkeadilan,” ujarnya.
Saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Banjar Adat Taman, Desa Bedulu terpantau aman dan kondusif.