Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

AKLI Pertanyakan Proses Lelang ULP Badung

LELANG
Surat pengumuman lelang Unit Layanan Pengadaan (ULP) Nomor : 20/IV/14/Pokja5-ULP/2017

BALI TRIBUNE  - Belum tuntas persoalan NJOP yang dikeluhkan masyarakat karena dianggap nilai yang ditetapkan Pemkab Badung terlalu tinggi, kali ini keluhan datang dari anggota Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Bali terkait akan diadakannya pelelangan umum pekerjaan konstruksi pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan senilai Rp 17,2 miliar lebih.

Pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan  pada ruas jalan di Kabupaten Badung, yang pelaksanaan lelangnya melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) tersebut, rupanya menimbulkan pertanyaan. Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua AKLI Bali, I Gusti Ketut Sukarba di Denpasar, Senin (1/5).

Menurut Gusti Ketut Sukarba, anggotanya mengeluhkan proses pelelangan pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan di Badung. "Kita herankan persyaratan yang dimuat dalam dokumen lelang itu, diluar dari kebiasaannya, artinya tidak lazim. Selama kami menjadi kontraktor yang kerap mengikuti lelang belum pernah menemukan model persyaratan seperti ini," ujarnya bertanya.

Apa yang disampaikan Sukarba bukan tanpa sebab. Pasalnya, merujuk pada dokumen Pengumuman Pelelangan Umum Dengan Pascakualifikasi Nomor 20/IV/14/Pokja5-ULP/2017, ada beberapa poin yang dipertanyakan bahkan dianggap tidak lazim, seperti harus menyertakan surat dukungan/kesepakatan harga sesuai penawaran kontraktor. Artinya, kontraktor mesti melampirkan surat kesepakatan antara pihaknya dengan pihak pabrik.

"Jelas ini tidak mungkin, bagaimana hal itu bisa kami lakukan. Itu kan antara kami dengan pihak pabrik sebagai pemasok tiang.  Kalau itu kami serahkan artinya akan ada intervensi pemerintah langsung ke pabrik. Alasannya agar bisa diverifikasi dan klarifikasi," katanya. 

Disamping itu juga pihaknya diwajibkan memiliki timbangan beban kendaraan dan muatan kapasitas trailer, alasannya untuk bisa mengontrol beban muatan kendaraan sehingga tidak merusak jalan umum yang dilalui, dan parahnya pihak kontraktor harus memiliki laboratorium sendiri untuk pengetesan.

"Bukankah untuk berat jenis kendaraan dan barang sudah melalui jembatan timbang yang ada di Cekik, Gilimanuk, seberapa parah sih akibat pekerjaan kami bisa merusak jalan. Kenapa kami harus punya alat timbang sendiri? Apalagi sampai punya laboratorium yang terkalibrasi. Jelas ini di luar kelaziman. Supaya diketahui proses laboratorium kan telah dilaksanakan oleh pihak pabrik," cetusnya.

Para anggota AKLI  Bali menilai banyak kejanggalan dalam proses lelang kali ini, bahkan dicurigai ada pihak-pihak yang sengaja bermain dan akan dipasangkan dalam pelaksanaan proyek kali ini. Namun cara untuk menyingkirkan para peserta lainnya dengan memperketat aturan lelang yang tidak lazim.

"Terlepas dari persyaratan tadi, kami tidak persoalkan siapa yang akan memenangkan lelang itu, tapi dalam hal ini perlu kami pertegas, para anggota AKLI yang notabene pengusaha lokal yang ada di Bali, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan awasi dan kawal proses ini dari awal hingga akhir," ancam anggota yang hadir.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Dukung Sinergi 3 Pilar, Astra Berkolaborasi dalam Penjurian Lomba di Desa Cemagi Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, PT Astra International Tbk (Astra) turut ambil bagian dalam proses penilaian lapangan Lomba 3 Pilar Polri. Sinergi strategis ini mempertemukan unsur Kepolisian (Bhabinkamtibmas), TNI (Babinsa), dan Pemerintah Desa (Pemdes) sebagai tiga pilar utama penggerak kemajuan masyarakat di tingkat desa.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.