Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akses Menuju Proyek Vila Diportal Warga

PORTAL - Warga bergotong royong membuat portal agar kendaraan menuju proyek pembangunan vila tidak bisa lewat. Ini lantaran pihak investor tidak izin terlebih dahulu menggunakan jalan desa.

Bali Tribune, Gianyar - Warga Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan, Gianyar menutup akses jalan menggunakan portal beton, Sabtu (26/1). Warga memasang portal beton, karena tidak terima ulah investor yang sedang membangun proyek di wilayahnya menggunakan akses jalan tanpa izin, tanpa ada pemberitahuan, dan tanpa ada sosialiasi kepada warga Banjar Susut. Untuk membangun proyek, investor tersebut menggunakan alat, truk dengan melintas jalan swadaya tersebut. Hal ini mengakibatkan jalan cepat rusak. Selain itu, tanaman padi petani setempat menjelang berbuah rusak tertimbun material yang dibawa kendaraan proyek. Tokoh Banjar Susut, I Ketut Kudu (48) dihubungi Minggu (27/1) mengatakan, warga memasang portal beton setelah ada keputusan warga dalam rapat yang digelar di Wantilan Pura Puseh belum lama ini. Pemasangan portal beton dengan tujuan agar alat berat dan truk besar tidak melalui akses jalan swadaya  yang dibuat sejak 10 tahun lalu itu.Truk proyek yang mengangkut material batu, pasir selama ini sudah merusak jalan swadaya yang menggunakan dana PNPM. Diceritakan Ketut Kudu, dulu warga Banjar Susut tinggal di sini, namun tidak memiliki akses jalan. Warga berjalan menelusuri jalan setapak pada saluran air subak. Karena tidak ada jalan, warga kemudian memperjuangkan agar ada jalan yang bisa dilalui sepada motor dan kendaraan. Menurut Ketut Kudu, proses pembuatan jalan dengan pembebasan tanah dulunya sangat berat dan panjang, namun sekarang setelah ada jalan, investor datang dan membangun di wilayah setempat.Yang disayangkan warga, investor dengan seenaknya melintasi jalan tersebut tanpa izin, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dan tanpa ada sosialisasi kepada masyarakat. Merasa geram, warga Banjar Susut kemudian rapat di wantilan pura memutuskan untuk memasang portal beton. “Pemasangan portal beton agar alat berat dan truk bermuatan material tidak melintasi jalan swadaya menggunakan dana PNPM, yang boleh melintas sepeda motor dan kendaraan kecil,” pugkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.