Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akses Vital Putus, Dewan Bangli Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penatahan - Juuk Bali

jalan jebol
Bali Tribune / JEBOL - komisi III DPRD Bangli saat turun mengecek kondisi jalan jebol yang menghubungkan Dusun Penatahan dengan Juuk Bali, Kecamatan Susut

balitribune.co.id | Bangli - Anggota komisi III DPRD Bangli melakukan monitoring ruas jalan di Kecamatan Susut yang terdampak bencana dan belum mendapat tindak lanjut penanganan atau perbaikan dari pemerintah pada Kamis (15/1). 

Adapun ruas jalan yang dikunjungi  anggota  komisi III salah satunya  adalah ruas jalan  penghubung antara Dusun Penatahan dengan Juuk Bali, Kecamatan Susut  yang jebol beberapa pekan lalu. Dari hasil monitoring dan juga masukan dari masyarakat, maka Komisi III DPRD Bnagli mendesak pemerintah daerah sesegera mungkin melakukan penangan akses jalan yang menghubungkan beberapa desa tersebut

Ditemui usai turun ke lokasi jalan jebol, anggota komisi III DPRD Bangli, I Made Sudiasa mengatakan kondisi jalan alami kerusakan parah dan tidak bisa lagi di lewati kendaraan.

Menurut politisi dari Partai Demokrat ini amblasnya badan jalan karena terowong air yang ada di bawah badan jalan terkikis air dan akhirnya terowongan dari tanah tersebut amblas. 

“Terowongan air amblas praktis badan jalan ikut juga amblas,” sebutnya.

Made Sudiasa mengatakan, akses jalan yang jebol tersebut sangat vital karena menghubungkan beberapa desa. Semisal dari Desa Selat yang ingin ke kota Bangli juga melewati jalan tersebut 

“Walaupun  ada jalan alternatif lainnya  jarak tempuhnya lebih jauh,” kata Made Sudiasa.

Selain itu. amblasnya badan jalan tersebut sangat dirasakan masyarakat terutama masyarakat Juuk Bali sekitarnya. 

“Banyak anak-anak dari Juuk Bali sekolah SD di Penatahan, untuk ke sekolah harus lewat wilayah Sala, Desa Abuan dengan jarak tempuh lebih jauh,” ungkapnya.  

Menyikapi rusaknya jalan tersebut dan mendengar harapan dari masyarakat yang kita dapatkan saat turun, maka  pihaknya mendesak agar pemerintah untuk secepatnya melakukan penanganan akses jalan.

”Pemerintah harus secepatnya lakukan perbaikan karena rusaknya akses jalan tersebut berdampak luas pada masyarakat,” tegas dewan yang juga tokoh masyarakat Desa Undisan,Tembuku ini.

Sebagai bentuk keseriusan, dalam waktu dekat iDPRD Bangli akan mengundang OPD terkait yakni Dinas PUPR Perkim, Bappeda dan BKPAD membahas penanganan jalan tersebut. 

“Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan rapat kerja dengan mengundang OPD terkait untuk membahas masalah ini,”  ujar Made Sudiasa. 

wartawan
SAM
Category

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.