Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anak Gadis Menghilang Tanpa Pesan

Luh Putu Yesi Astari Putri
Luh Putu Yesi Astari Putri

BALI TRIBUNE - Kepergian Luh Putu Yesi Astari Putri (20) dari rumahnya tanpa kabar berita, membuat orangtuanya, Ketut Kertiyasa (42) panik. Apalagi sudah berhari-hari tidak ada kabar berita. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan Keriyasa melaporkan peristiwa itu ke Polsek Singaraja, Kamis (25/4).

Dikonfirmasi, Jumat (27/4) siang, Kertiyasa membenarkan dia melapor atas menghilangnya anak ketiganya itu. Pria yang tinggal di Jalan Angling Dharma, Gang Nanas, Dusun Darma Semadi, Desa Tukad Mungga, Buleleng, mengatakan putri ketiganya Luh Putu Yesi Astari Putri (20) meninggalkan rumah sejak Rabu (25/4) lalu sekitar pukul 10.30 Wita siang.

Kertiyasa mengatakan, anaknya tersebut sama sekali tidak meninggalkan pesan. Pada saat putrinya pergi ia sedang mecari alat untuk dekorasi. ”Saat pergi kebetulan saya sedang tidak ada dirumah. Saya sedang keluar mencari alat dekorasi sejak pukul 08.00 Wita. Saya tanya ke adiknya. Kemana kakaknya dan adiknya tidak tahu. Cuma dibilang keluar. Dia pergi tidak bawa motor, karena memang motornya saya yang bawa,” tutur Kertiasa.

Selalama ini, putrinya itu bekerja di sebuah Spa kawasan Lovina. Hanya saja sebelumnya ia bercerita  mendapat jatah libur selama satu minggu. ”Pagi-pagi sebelum saya berangkat kerja, dia pergi sempat ngaku ambil libur satu minggu. Karena spa di tempat kerjanya sepi tamunya. Makanya dia diberikan libur. Bahkan sempat minta uang ke saya. Saya kasi Rp100 ribu,” ujarnya.

Kertiyasa mengaku sudah mencarai ke berbagai tempat termasuk ke teman-temannya namun keberadaannya tidak terlacak. ”Dari Rabu (25/4) siang hingga dini hari kami terus mencari ke tempat-tempat yang kemungkinan dituju, namun hasilnya nihil. Anak kami tidak memiliki teman akrab sehingg sulit dilacak,” sambungnya.

Terkait kemungkinan anak gadisnya pergi karena ada masalah di rumah, Kertiyasa membantahnya. Menurut dia, selaku orangtua ia memberikan kebebasan kepada putrinya untuk berpacaran karena sudah tamat sekolah. ”Saya tidak ada masalah dengan anak saya.Kalaupun terpaksa hanya sebatas diperingatkan. Anak saya memang pemalu. Saya sudah berikan kebebasan kalau mau pacaran apalagi sudah bekerja. Saya terbuka saja,” terangnya.

Hanya saja beberapa waktu lalu, Putu Yesi sempat curhat ke salah satu bibinya kalau sedang didekati pria bule asa Australia. ”Informasinya dia (Putu Yesi, red) tidak suka. Bahkan sekali pernah bule itu datang ke rumah namun karena tidak suka ya tidak berlanjut,” ujarnya.

Selain itu, Kertiyasa mengaku sudah melakukan pencarian melalui jasa paranormal namun tidak ada petunjuk pasti. ”Paranormalnya bilang anak saya pergi kearah barat dan diminta menunggu paling lama 5 hari. Kami diminta untuk menunggu dalam rentang waktu itu,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Singaraja Kompol Agung Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, membenarkan laporan tersebut. Kompol Agung mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pencarian. ”Laporan sudah masuk. Biarkan kami bekerja. Kita masih lidik dan nanti akan berkordinasi dengan Babinkamtibmas di desa-desa untuk membantu melakukan pencarian sesuai dengan ciri-ciri anak yang dilaporkan hilang,” ujarnya singkat.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Alih Fungsi Lahan di Badung Semakin "Gila-gilaan", Tahun 2024 Saja Mencapai 348 Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Masifnya pembangunan berdampak serius terhadap alih fungsi lahan di Kabupaten Badung.  Tercatat setiap tahun alih fungsi lahan terus bertambah. Bahkan alih fungsi lahan terjadi secara "gila-gilaan" pada tahun 2024. Dimana dalam setahun itu dua ratusan hektar lahan produktif di Gumi Keris berubah menjadi beton.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Perindustrian Dukung Bali Fashion Network® 2026: Sinergi Pemerintah dan Industri Kreatif untuk Masa Depan Fashion di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Menjelang penyelenggaraan Bali Fashion Network® (BFN) 2026 pada 18 Oktober mendatang di International Conference Center (ICC) Bali, dukungan terhadap industri fashion berkelanjutan semakin menguat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.