Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anak TK/PAUD Belajar Darurat di Bale Banjar

pendidikan
DARURAT - Anak-anak TK/PAUD Tunjung Biru di Banjar Berawansalak belajar darurat di bale banjar setempat.

BALI TRIBUNE - Di tengah gencar-gencarnya upaya yang dilakukan pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan melui berbagai program, ternyata hingga kini masih banyak potret buram  dunia pendidikan, tidak terkecuali di Bumi Makepung Jembrana. Kondisi kesenjangan ini dialami anak-anak usia dini di Banjar Berawan Salak, Desa Banyubiru, Negara. Anak-anak terpaksa mempergunakan fasilitas umum berupa Balai Banjar setempat agar dapat mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kendati aktiftas belajar mengajar dilakukan secara darurat di Bale Banjar yang merupakan tempat untuk berkumpulnya warga untuk pesangkepan atau rapat,  namun tidak menyurutkan para guru memberikan pelajaran kepada anak-anak yang bersemangat menimba ilmu. TK/PAUD Tunjung Biru Banjar Brawan Salak, Desa Banyubiru, Negara sejak dua tahun terakhir mempergunakan bale banjar setempat untuk melaksanakan aktifitas proses belajar mengajar lantaran sampai saat ini tidak memiliki bangunan sekolah. Untuk bisa dimanfaatkan layaknya tempat belajar disekolah, para guru menyekat sebagian tempat kosong di salah satu sudut bale banjar  untuk dipergunakan sebagai ruang kelas.

Kendati lokasinya tidak jauh dari kawasan perkotaan, namun fasilitas belajar mengajar di TK/PAUD Tunjung Biru justru jauh dari kata layak. Belasan siswa terpaksa belajar dengan duduk lesehan atau berlutut dilantai bale banjar karean tidak tersedia kursi sebagai tempat duduk mereka. Loker tempat menaruh tas dan barang milik siswa juga dibuat sendiri secara darurat oleh para guru pembimbing dengan memanfaatkan kayu dan triplek bekas. Kendati dilakukan serba kekurangan namun anak-anak tampak tetap semangat dan ceria mengikuti proses belajar mengajar.

Selain fasilitas belajar mengajar yang sangat minim, TK /PAUD Tunjung Biru juga tidak memiliki fasilitas alat bermain bagi siswanya. Disekolah ini hanya ada satu ayunan yang kini kondisinya sudah mulai karatan. Di TK/PAUD Tunjung Biru hanya terdapat dua guru pembimbing dan seorang kepala sekolah. Jangankan untuk mengharapkan kondisi kelas yang layak untuk proses belajar mengajar, mereka mempergunakan salah satu ruangan dipojok balai banjar sebgai ruang guru. Begitupula dengan masalah kesejahteraan para guru pembimbing, merka berkeja membimbing dan mengajar anak-anak didik mereka dengan ikhlas tanpa memikirkan berapa upah yang mereka terima  karena nafkah yang mereka terima setiap bulannya sangat jauh dari harapan.

Salah seorang guru pembimbing TK/PAUD Tunjung Biru, Ni Komang Diantini mengakui aktifitas belajar mengajar sudah  dilakukan di Bale Banjar Berawan Salak sejak tahun 2015. Ia tidak menampik berbagai fasilitas termasuk juga saran belajar mengajar sperti buku dan fasilitas bermain yang sangat kurang. Namun di tengah kondisi yang serba kekurangan itu para guru tetap berusaha agar anak didik mereka sedikit demi sedikit agar bisa berkembang. Para guru berharap ada uluran tangan dan bantuan dari pemerintah sehingga sekolahnya menjadi lebih layak sebagai tempat mendidik anak-anak usi dini. Para guru pembingbing dan pihak sekolah sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah agar bisa membantu fasilitas belajar mengajar dan bermain anak didik mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Jembrana, Putu Eka Suarnama, ketika ikonfirmasi, Jumat (28/4), mengatakan, pihaknya akan segera mengecek kondisi TK/PAUD Tunjung Biru di Berawan salak itu dan akan dicarikan solusinya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seluruh Kepala Sekolah se-Denpasar Berkomitmen Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) mulai mengintensifkan implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan menggelar sosialisasi bagi seluruh kepala sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.