Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Andalkan Beji, Kenderan Gelar Holly Water Festival

HOLLY WATER - Pelaksanaan Holly Water Festival.

BALI TRIBUNE - Berlokasi di dataran yang diapit oleh dua sungai, Desa Kenderan memiliki 11 Mata Air Suci yang diyakini menjadi pusat kemakmuran masyarakat setempat.  Didukung dengan keindahan alam yang masih alami dan tradisi yang masih sangat dijaga, Desa Wisata ini inipun terus menggenjot potensinya. Sebgimaha hal penyelenggaraan Holly water Festival, Minggu (3/6), yang diharapkan dapat memagnet wistawan.

Ditetapkan sebagai salah satu Desa wisata, masyarakat Desa Kenderan, Tegallalang, rupanya tidak mau hanya menunggu. Semua komponen desa pun bergerak untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus menyiapkan sumber daya manusianya. Salah satu potensi itu, adalah keberadaan sebelas beji dengan  mata air suci, yang diyakini akan menjadi andalan  dalam pengembangan pariwisata spiritual.  Tidak tanggung-tanggung ‘ holly water festival pun digelar yang dirangkai dengan workshop yang melibatkan pembicara dalam dan luar negara sertai diikuti oleh wisatawan asing.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Kenderan,  I Made Arka menyebutkan, pihaknya berupaya menggeliatkan lagi Desa Kenderan sebagai desa wisata dengan beberap terobosan. Sebagi tartingnya,  dengan penyelenggarakan Festival Holly Water. “ Kami mencoba membuat sebuah banding. Dan  Festival Holly Water kami hartpkan menjadi salah satu ikonnya yang memperkenalkan mata air suci yang bernilai spiritual dan sosial,” paparnya. 

Disebutkan,  di Desa Kenderan terdapat 11 beji sebagai sumber air. Setiap mata air ini pun memiliki keunikan dan cerita tersendiri.

Seperti beji di Pura Telagawaja secara arkeologi diketahui dulu sebagai tempat pertapaan.  Bahkan ada benda cagar budaya berupa ceruk yang secara arkeologi diketahui sebagai tempat pertapaan, dan secara mitologi diyakini juga untuk meminta momongan.

Karena itupula, dalam festival ini  diawali dengan presentasi tentang 11 titik mata air  yang dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa beji. Diantaranya, Pesiraman Dedari Desa Adat Delod Belumbang, Pesiraman Darma Keeling di Desa Adat Manuaba, dan Pura Telaga Waja di Desa Adat Kenderan.  “Peserta juga kami perkenalkan air terjun Manuaba,” terangnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Ari Brahmanta, yang membuka secara resmi Festival Holy Water ini, mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk mengembangkan wilayahnya. Dengan munculnya berbagai agenda wisata, diyakini  akan mampu memberdayakan warga lokal dan sekaligus menambah pendapatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

wartawan
Redaksi
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.