Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Andhika Tolak Ajakan Main di Thailand

Bali United
I Made Andhika Wijaya (kanan)

BALI TRIBUNE - Salah seorang penggawa Bali United, I Made Andhika Wijaya mengaku ditawari bermain di Liga Thailand oleh bekas kompatriotnya, Sylvano Comvalius. Namun lantaran ia lebih cinta Indonesia dan Bali, tawaran Comvalius yang menjadi top score Liga 1 musim 2017 itu ditolaknya.

Comvalius mengatakan bila dirinya sangat mengagumi permainan Andhika Wijaya selama bermain bersama selama satu tahun. "Saya suka Andhika. Saya harap bisa membawa dia ke Thailand suatu hari nanti. Andhika pemain bagus. Dia cepat memahami instruksi pelatih dan pintar membaca permainan di lapangan," kata penyerang baru klub Liga Thailand, Suphanburi FC.

Terkait pujian dan ajakan Comvalius, Andhika, Rabu (27/12)  mengaku sangat senang. Ia pun berterima kasih kepada Comvalius, yang juga menurutnya sebagai pemain yang secara pribadi sangat baik dan kerap membantu dirinya berkembang.

"Tentunya senang dengan apresiasi yang diberikan Comvalius terhadap saya. Dia juga pemain yang sangat membantu saya berkembang saat masih di Bali United. Semoga pujian tersebut membuat saya semakin baik lagi di kompetisi berikutnya. Saya juga medoakan semoga Comvalius sukses di klub barunya," ujar Andhika.

Mengenai ajakan Comvalius ke Liga Thailand, Andhika yang juga putra pelatih Bali United, I Made Pasek Wijaya mengatakan dirinya juga mengucapkan terima kasih.

“Tapi saat ini saya hanya fokus bersama Bali United. Bali United adalah klub yang membesarkan nama saya dan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya ketika bermain untuk tim tanah kelahiran. Intinya saya cinta Bali United," kata Andhika sambil tersenyum.

Andhika Wijaya sendiri baru saja menandatangani kontrak dengan durasi dua tahun kendati kontraknya masih tersisa satu tahun lagi. Dengan kata lain, Andhika dipastikan akan tetap berada di Bali United untuk tiga tahun ke depan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.