Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Perbaikan Belum Pasti, Rehabilitasi Tukad Bilukpoh Masih Jadi Usulan

Bali Tribune/ USULAN - Hingga kini penanganan terhadap alur sungai Tukad Bilukpoh pasca banjir bandang Desember lalu masih menjadi usulan.

Bali Tribune, Negara - Pasca banjir bandang daerah aliran sungai (DAS) Tukad Bilukpoh hingga kini masih belum ada perbaikan permanen dari pemerintah terhadap dampak kerusakan yang diakibatkan terjangan banjir akhir Desember 2018 tersebut. Apabila tidak memungkinkan dilakukan pada perubahan anggaran 2019 ini, upaya rehabilitasi terhadap dampak kerusakan banjir bandang dialur sungai yang melintasi dua desa di Kecamatan Mendoyo ini masih akan kembali menunggu anggaran tahun 2020. Selain usulan untuk normalisasi alur sungai, dalam pertemuan di Bale Tempek Banjar Penyaringan Kelod, Desa Penyaringan, Mendoyo, Senin (18/2), juga muncul usulan untuk pemasangan alat untuk peringatan dini ketika nantinya berpotensi terjadi banjir bandang kembali. Perbekel Desa Penyaringa,n Made Dresta juga berharap agar bisa dilakukan normalisasi alur sungai Tukad Biluk Poh yang melalui wilayah desanya dan Kelurahan Tegalcangkring. Bahkan saat inijalan di pinggir sungai juga saat ini masih terputus.  Kepala Satuan Kerja Pengelolan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Denny Satya W menyatakan pascabanjir bandang lalu, pihaknya baru melakukan langkah awal berkoordinasi dengan pihak Bina Marga. Menurutnya upaya yang dilakukan ke depan adalah normalisasi dan perbaikian tanggul sungai. Kendati pengelolaan sungai menjadi tupoksi BWS, namun pengerjaan perbaikan tidak harus dari BWS, namun bisa provinsi, kabupaten dan pihak-pihak lain termasuk swasta. Pihaknya berharap pada anggaran perubahan 2019 usulan itu bisa disetujui. Namun apabila tidak memungkinkan dilakukan pada tahun ini, akan diusulkan kembali diawal tahun 2020.   Terkait sistem peringatan dini menurutnya memang bisa dilakukan namun tetap harus dikaji lebih lanjut. Sistem itu bekerja bila sungai diluar kondisi normal dan dapat menjadi perhatian masyarakat sekitar sebagai peringatan.  Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi menyatakan pascabanjir yang telah mengakibatkan kerugian materi hingga Rp 2 miliar dan 54 KK terdampak ini menurutnya perlu adanya normalisasi aliran sungai karena dari pengecekan dihulu, banyaknya pohon yang tercerabut dan hanyut karena tekanan air dari sungai dan anak-anak sungai yang deras saat debit air naik, seperti pemasangan senderan batu bronjong dan normalisasi sungai. Sistem peringatan dini juga perlu dipasang di hulu sehingga nantinya bila hal serupa terjadi bisa dilakukan antisipasi di hilir.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.