Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggota DPD: Program Simantri Tingkatkan Pendapatan Petani Bali

Bali Tribune/ Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Made Mangku Pastika saat mengunjungi Simantri 548 di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (4/1/2022).


balitribune.co.id | Denpasar  - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Made Mangku Pastika mengatakan pengelolaan program Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) secara tepat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Provinsi Bali.
 
"Selain indukan sapi yang tiap tahun bisa beranak, petani juga dapat memperoleh tambahan pendapatan dari pengolahan kotoran dan urine sapi," kata Pastika di Denpasar, dikutip dari Antara, Rabu (5/1).
 
Program Simantri atau yang kini disebut dengan program Sistem Pertanian Terpadu (Sipadu), merupakan salah satu program unggulan Mangku Pastika ketika menjabat sebagai Gubernur Bali periode 2008-2018.
 
Selama memimpin Bali dua periode, ada 800 kelompok Simantri yang telah terbentuk di berbagai kabupaten/kota di Pulau Dewata.
 
Setiap gabungan kelompok tani (gapoktan) penerima program Simantri mendapatkan bantuan dari Pemprov Bali untuk pembelian 20 ekor sapi, lengkap dengan unit pengolahan kotoran ternak, urine sapi dan biogas.
 
Untuk melihat langsung perkembangan Simantri, Pastika sebelumnya telah mengunjungi salah satu unit Simantri di Kelurahan Lukluk, Kabupaten Badung dan pada Selasa (4/1) juga mengunjungi Simantri 548 di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan.
 
"Satu induk sapi setiap hari menghasilkan urine rata-rata lima liter. Selain itu, juga ada tambahan penghasilan pupuk organik dari pengolahan kotoran sapi," ucap anggota Komite 2 DPD RI itu.
 
Berdasarkan informasi dari sejumlah petani, hingga saat ini Bali juga masih "mengimpor" kotoran ayam dan ternak dari Pulau Jawa karena jumlah yang tersedia belum mencukupi.
 
Terlebih, kata Pastika, jika dapat terbentuk lebih dari 1.000 unit, sekian persen dari kebutuhan pupuk organik bisa terpenuhi dan lama-lama Bali bisa menjadi Pulau Organik.
 
"Cita-cita besarnya ya ingin mewujudkan Bali sebagai Pulau Organik dan Pulau yang Sehat. Tidak banyak yang bisa seperti itu," ujarnya.
 
Oleh karena itu, Mangku Pastika meminta gapoktan penerima program Simantri agar tetap intensif mengembangkan ternak sapinya, sehingga bisa menambah pendapatan petani. "Ini sudah sangat bagus, yang penting konsisten merawat agar sapi-sapi ini terus berkembang biak," ucapnya.
 
Ia akan rutin melihat perkembangan unit Simantri, sehingga ketika dijumpai permasalahan di lapangan bisa segera dicarikan solusi dan dibahas dengan pemerintah daerah ataupun dengan Kementerian Pertanian.
 
Sementara itu, Ketua Gapoktan Simantri 548 Nyoman Oka didampingi sejumlah anggota kelompok mengatakan rata-rata setiap tahun lahir satu anak dari induk betina, kecuali ada beberapa sapi yang mandul.
 
Saat ini, ada puluhan sapi yang dipelihara Gapoktan Simantri 548 yang telah terbentuk pada tahun 2016.
 
"Kami dalam pemeliharaan tidak ada masalah. Namun, pengolahan kotoran ternak masih konvensional, sehingga hasilnya belum maksimal. Kotoran sapi semua termanfaatkan dengan baik," ujar Nyoman Oka.
wartawan
HAN
Category

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Gelar Puncak Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan Tahun 2026. Upacara sakral yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026), dihadiri langsung Bupati Tabanan I Komang Sanjaya beserta Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, beserta Istri, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.