Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggota Polres Gianyar Mendadak Dites Urine

Kapolres Gianyar AKBP Farman usai menjalani tes urine.

Gianyar, Bali Tribune

Seluruh anggota Kepolisian Resor Gianyar menjalani tes urine yang dilakukan secara mendadak di Aula Mapolres setempat, Jumat  (15/4). Meski banyak  yang tidak tahu akan dilakukan tes,  seluruh anggota termasuk Kapolres, siap menerima tantagan BNN Kabupaten Gianyar tersebut.  

Kapolres  Gianyar, AKBP  Farman  mengatakan, kegiatan ini memang sengaja digelar secara mendadak dan rahasia, untuk memastikan jika di jajarannya mulai dirinya sendiri sebagai Kapolres, Wakapolres, Kasat, Kasi dan anggota tidak terlibat ataupun menyalahgunakan narkotika.

“Tes urine  ini digelar atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gianyar. Sengaja kita lakukan secara mendadak untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan aparat kepolisian,” terang AKBP Farman.

Menurut dia, tes urine dilakukan terhadap seluruh  personel bintara dan perwira dengan sasaran pemeriksaan personel lapangan yang sangat berpotensi dan berisiko tinggi menyalahgunakan narkoba. “Mereka yang menjalani tes urine dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba), anggota Reskrim, anggota berbagai fungsi, dan jajaran kepolisian sektor (Polsek),” imbuhnya.

Ia manambahkan, sebelum melakukan tes urine pihaknya sudah melakukan pengawasan dan tindak lanjut kepada seluruh anggota jajaranya. “Memang sebelum dilakukan tes urine ini, anggota kami pantau dan awasi. Terutama personel yang  dalam tugasnya rentan  terlibat ataupun menggunakan narkotika. Syukur dari hasil tes semuanya negatif,” ungkapnya.

Kepala BNNK Gianyar, AKBP Made Pastika, mengatakan, tes urine tersebut merupakan salah satu operasi bersih. Ia mengaku kegiatan ini digelar untuk melihat sejauhmana aparat kepolisian terlibat dalam narkoba. “Dari hasil inilah kita lihat, kalau positif berarti ikut dalam pengedaran narkoba atau juga ikut terlibat dalam lingkaran narkotika,” ujarnya.

Pemeriksaan yang dilakukan kali ini mencakup  segala jenis narkoba seperti ganja,  ekstasi, kokain, sabu serta obat-obat penenang lainnya. Tugas BNNP, kata dia, hanya sebatas melakukan tes saja dan hasilnya dilaporkan kepada Kapolres.

wartawan
habit
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.