Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angka Ganjil - Genap Dihitung dari Belakang Nopol

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Selama pertemuan tahunan IMF-World Bank (WB) yang berlangsung di Nusa Dua, 8 - 14 Oktober nanti, akan ada pembatasan akses menuju kawasan Nusa Dua dengan penerapan kendaraan berplat ganjil - genap. Penerapan rekayasa lalu lintas ini hanya untuk kendaraan pribadi dan truk angkutan barang. Sedangkan pengendara sepeda motor dan kendaraan umum tidak dibatasi. Direktur Lantas Polda Bali, Kombes AA Made Sudana, SIk siang kemarin menjelaskan, penerapan plat ganjil genap ini akan mulai diberlakukan dari tanggal 7 - 16 Oktober. Pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan barang itu dilakukan sebanyak dua kali, dari pukul 06.00 Wita - pukul 09.00 Wita kemudian dilanjutkan pada pukul 15.00 Wita - pukul 19.00 Wita. "Angkanya dihitung dari belakang nomor plat kendaraan. Kalau satu berarti ganjil, kalau dua artinya genap," ungkapnya siang kemarin. Mengenai pembatasan ini dikhawatirkan akan mengganggu pembangunan fisik yang banyak dilakukan di wilayah Badung Selatan, mantan Kapolresta Denpasar ini mengatakan, pembatasan bukan berarti melarang sepenuhnya. Hal ini dilakukan demi menjaga beban jalan pada saat jam sibuk. Setelah jam yang ditentukan, pembatasan otomatis dicabut. Kendaraan pribadi dan pengangkut beban kembali melintas. Untuk itu, mohon permakluman kepada semua pihak yang melalui rute tersebut. Upaya rekayasa lalu lintas ini demi kelancaran acara yang dihadiri belasan ribu delegasi dari seluruh dunia. "Pengecualian dilakukan untuk sepeda motor, kendaraan dinas, ambulans, mobil derek, angkutan umum pelat kuning, angkutan khusus berstiker, serta kendaraan delegasi berstiker. Angkutan barang bisa masuk khusus yang mengangkut sembako dan BBM,” terangnya.Sementara rute yang dibatasi akses masuk dari Jalan Bypass Ngurah simpang pesanggrahan - Nusa Dua, Jalan Raya Uluwatu (simpang Kali), Jalan Kampus Unud (simpang kampus-Politeknik), Jalan Uluwatu II (simpang Bali-simpang kampus Unud menuju Nusa Dua) dan di Jalan Siligita (simpang PDAM-Bypass Ngurah Rai). Untuk mereka yang memiliki kepentingan pribadi pada jam-jam tersebut masuk ke Nusa Dua, disediakan transportasi bus Trans Sarbagita. Ada dua titik halte yang disiapkan, yakni jalan menuju ke Pulau Serangan dan di Sentral Parkir Kuta. “Kalau perlu sekali, kan bisa menunggu setelah jam 09.00 Wita baru masuk ke Nusa Dua. Tapi lihat - lihat juga plat kendaraannya, ganjil atau genap,” imbuhnya.Sebagai kelengkapan payung hukum, Sudana menyebut tim terpadu masalah lalu lintas akan menerbitkan aspek legalitas berupa Peraturan Menteri Perhubungan. “Ini kami sosialisasikan lebih awal lewat media agar masyarakat tidak kaget nanti saat benar-benar diterapkan nanti,” pungkasnya. Sementara Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, SE., SIk berharap agar masyarakat yang ada di Bali bisa mendukung program tersebut karena pemberlakuan ini hanya pada saat AM IMF - WB. "Ini tidak lama karena akan banyak mobilitas kendaraan dari peserta pertemuan tersebut. Sebanyak 180 negara dan ada 20 kepala negara," katanya. 

wartawan
Redaksi
Category

Tragedi Berdarah di Kerobokan, WNA Belanda Tewas Ditusuk

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda inisial RP tewas dibunuh di depan Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita. Sementara pelaku diduga dua orang yang memakai jaket Ojek Online (Ojol).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.