Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angka Kemiskinan Meningkat, Bupati Giri Prasta Sebut Dampak Covid-19

Bali Tribune / Bupati Giri Prasta

balitribune.co.id | MangupuraAngka kemiskinan di Kabupaten Badung terus meningkat. Peningkatan paling tinggi terjadi sejak 2019 hingga 2022.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung, jumlah penduduk miskin pada 2019 mencapai 11,89 ribu Jiwa. Angka ini meningkat di 2020 menjadi 13,75 ribu jiwa. Sedangkan, di 2021 mencapai angka 18,52 ribu jiwa.

Jika dilihat dari persentase penduduk miskin di Gumi Keris sejak Covid-19 melanda hingga 2021 mencapai 2,62 persen dari 2,02 persen di 2020 dan 1,78 persen di 2019. 

Menanggapi hal ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai Sidang Paripurna di Gedung Dewan Badung, Selasa (5/7), menyatakan bahwa meningkatnya angka kemiskinan ini disebabkan oleh dampak Pandemi Covid-19. Menurutnya dampak pandemi ini dirasakan di seluruh dunia, termasuk Badung yang begitu terpukul dengan anjloknya dunia pariwisata sebagai sektor unggulan Badung.

“Meningkatkan kemiskinan di Kabupaten Badung itu saya sudah pastikan akibat pandemi Covid-19. Dengan terkontraksinya ekonomi mendunia ini dampaknya sangat luar biasa. Hal yang paling fatal itu adalah di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Dikatakan bahwa pendapatan asli daerah PAD) Badung sebagian besar berasal dari sektor pariwiata, yakni dari hasil pajak hotel dan restoran (PHR). Namun meskipun sektor pariwisata jeblok, Giri Prasta memastikan ekonomi Badung tidak sampai kolaps.

“Pajak hotel dan restoran dari sektor pariwisata ini adalah sektor unggulan. Semua ini sudah disadari (oleh masyarakat Badung, red), tetapi tidak kolaps dong,” kata Giri Prasta.

Saat ini, ia memastikan roda perekonomian masyarakat Badung sudah semakin membaik seiring bangkitnya sektor pariwisata. Dan ia pun optimis secepatnya perekonomian Badung akan pulih. “Saya yakin dan percaya kita akan pulih cepat, dan sekarang sudah mulai pulih,” tegasnya.

Disinggung soal program-program untuk menekan kemiskinan ini, Bupati dua periode asal Pelaga, Petang ini, menyebut sebenarnya sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Dimana pada poin pertama dari lima bidang prioritas Kabupaten Badung, masalah pangan, sandang dan papan sudah terpenuhi.

“Coba deh liat poin pertama dari lima bidang itu. Pangan sandang dan papan jelas sekali jadi prioritas. Saya yakin sekali pemulihan ini akan cepat sekali,” tukasnya.

Untuk diketahui, melambungnya angka kemiskinan ini juga sempat dibahas oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPKD) Badung.

Suiasa kala itu berharap ada semacam skema kebijakan untuk menurunkan angka kemiskinan di Badung. Skema kebijakan ini harus bisa dijadikan pedoman secara vertikal dan horizontal sehingga angka kemiskinan masyarakat bisa ditekan secara progresif. 

"Kebijakan yang dibuat juga harus didasarkan atas pemahaman, kesepakatan dan kesiapan bersama karena kita pemerintah daerah tidak bisa sendiri dalam menurunkan angka kemiskinan, harus ada sinergi dengan kecamatan, desa/kelurahan dan swasta, untuk mewujudkannya," kata Suiasa.

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.