Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angka Stunting Masih Tinggi, Pejabat Dijadikan Orang Tua Asuh

Bali Tribune / STUNTING - Puluhan pejabat di lingkup Pemkab Jembrana akan dijadikan orang tua asuh anak stunting.

baliitribune.co.id | Negara - Persoalan stunting masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Jembrana. Berbagai upaya telha dilakukan, namun hingga kini angka prevalensi stunting di kabupaten ujung barat pulau dewata ini masih tinggi. Kini angka tersebut terus digenjot dan ditargetkan tahun 2024 bisa mengalami penurunan. Bahkan kini seluruh pejabat di Jembrana akan dijadikan orang tua asuh anak stunting.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten Jembrana sebesar 14,2 persen dan terkategori masih cukup tinggi. Bahkan persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tingginya prevalensi stunting ini kini ditarget bisa turun ke angka 8,35 persen di 2024 mendatang. Untuk mendorong percepatan pengentasan stunting di Kabupaten Jembrana, bahkan kini dikeluarkan kebijkan bagi seluruh pejabat Pemkab Jembrana untuk menjadi orang tua asuh bagi anak yang mengalami stunting.

"Kepada seluruh teman-teman Kepala OPD, mungkin saya akan bagi habis eselon II, Staf Ahli, eselon III, dan termasuk Camat juga, kita akan bersama-sama menjadi Bapak/Ibu asuh bagi anak stunting," ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba Senin (6/11).  Bahkan apabila masih ada anak stunting yang belum mendapat orang tua asuh, pihaknya berencana melibatkan pihak swasta untuk ikut menjadi orang tua asuh. Menurutnya penanganan stunting tidak sepenuhnya dapat diatasi oleh pemerintah. Sehingga diakuinya sangat diperlukan kontribusi masyarakat

Pihaknya juga nantinya akan menggandeng pihak swasta dalam kebijakan ini. "Nanti kalau memang kekurangan bapak/ibu asuh, mungkin kita akan libatkan pihak swasta, seperti dari pengusaha, kontraktor ataupun perbankan, nanti kita akan lihat dulu jumlahnya," ungkapnya. Warga kurang mampu menjadi sasaran prioritas lantaran selain untuk penanganan stunting juga sekaligus mengatasi masalah kemiskinan yang ada di Jembrana. "Kita akan menyasar keluarga yang miskin, ini agar satu keluarga dapat menikmati bantuannya," tandasnya.

Sependapat dengan yang disampaikan Bupati Tamba, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, Made Dwipayana mengatakan setiap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana akan diberikan tanggung jawab untuk membantu anak stunting. Pihaknya berharap seluruh anak-anak stunting bisa mendapatkan perhatian dari pejabat di Jembrana, "Setiap pejabat akan menjadi orang tua asuh stunting. Kami akan berupaya semua anak stunting akan mendapatkan pembinaan dan bantuan dari pejabat-pejabat di Pemkab Jembrana," ujarnya.

Ia jug mengakui penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Menurutnya hampir semua sektor juga dapat ikut berperan dalam percepatan penanganan stunting. "Pokok utama penanganan stunting tidak hanya dari bidang kesehatan, 30% tugas pengentasan stunting ada di bidang kesehatan dan 70% ada bidang-bidang lain seperti Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daaerah), PMD (Pemberdayaan Maayarakat dan Desa), PPKB (Pemberdayaan Perempuan dan KB), Pendidikan dan lainnya," imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, kebijakan orang tua asuh stunting akan segera dilaksanakan. Menurutnya kebijaakan ini nantinya akan dikoordinir oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (PPPA PPKB) termasuk pengaturan mengenai sistem pengasuhan anak stunting oleh puluhan pejabat eselon II hingga eselon III di lingkup Pemkab Jembrana. "Ini segera akan kita lakukan dalam upaya untuk mengentaskan stunting sekaligus memperingati HUT KORPRI tahun ini," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Warga Jatiluwih Curhat ke Bupati Sanjaya, Minta Revisi Aturan RT/RW

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menerima audiensi dari perwakilan masyarakat Jatiluwih, Penebel, Tabanan terkait reaksi dan aspirasi masyarakat atas penyegelan 13 unit akomodasi pariwisata oleh Pansus TRAP DPRD Bali di kawasan setempat. Kebijakan tersebut sebelumnya memicu aksi protes masyarakat berupa pemasangan tiang seng dan plastik di area persawahan sebagai bentuk penolakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi OJK-LPS Kunci Awasi Perbankan: Lawan Setoran Fiktif dan Kredit Topengan

balitribune.co.id | Surabaya - Koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah II Surabaya kembali dipertegas melalui pertemuan resmi yang dikemas dalam acara media gathering yang digelar Senin (8/12). Dalam forum ini, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, Bambang Samsul Hidayat, mengupas berbagai isu krusial mengenai penjaminan simpanan hingga maraknya praktik tata kelola buruk di sejumlah bank.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Badung Gelar Sidak, Periksa Perizinan Usaha di Kuta dan Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi usaha di Kuta Selatan dan Kuta, Badung, Senin (8/12). Sidak ini dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung, I Gusti Lanang Umbara, dan melibatkan berbagai unsur terkait, seperti DPMPTSP, Satpol-PP, dan Dinas Pariwisata. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menegakkan tertib administrasi perizinan usaha di wilayah Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Umumkan Pemenang Regional Festival Vokasi Satu Hati 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Setelah melalui rangkaian kompetisi tingkat regional yang digelar pada Selasa (2/12/2025), Astra Motor Bali resmi mengumumkan para pemenang Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 untuk kategori Guru SMK dan Siswa SMK. Kegiatan ini diikuti oleh 9 SMK Mitra Binaan Astra Honda di Bali, yang sebelumnya telah menjalani proses seleksi melalui pengujian praktik dan ujian tertulis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.