balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Safari Ramadan sekaligus berbuka puasa bersama umat Muslim di Mushalla Al Furqon, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga semangat toleransi antarumat beragama di wilayah "Gumi Keris". Hadir dalam acara tersebut Camat Kuta Selatan beserta unsur Tripika, Lurah Benoa, tokoh-tokoh agama dari MUI, UMM, dan NU Kuta Selatan, serta anggota komunitas Badung Peduli.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan konkret berupa 4 unit tong komposter sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah di lingkungan tempat ibadah. Selain itu, secara pribadi beliau memberikan bantuan dana sebesar Rp20 jita yang diterima langsung oleh Ketua Musholla Al Furqon, Heri Chaerudin.
Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa kebersihan lingkungan adalah cerminan dari iman. Ia berharap bantuan alat komposter ini dapat memicu pola hidup bersih di sekitar Musholla. "Dengan mengelola sampah secara teratur dan benar, kita tidak hanya menjaga kesucian tempat ibadah, tetapi juga memberikan contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup bersama," ujar Adi Arnawa.
Terkait persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati juga menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menyalurkan bantuan hari raya sebesar Rp2 juta per KK. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan. "Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita berdoa agar toleransi beragama di Bali, khususnya Badung, tetap kondusif. Selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah," imbuhnya.
Ketua Musholla Al Furqon, Heri Chaerudin menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan perhatian Pemkab Badung. Menurutnya, bantuan hari raya yang diberikan sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi warga yang berencana melakukan mudik. "Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini adalah contoh nyata bagaimana ajaran agama dan program pemerintah bisa berjalan beriringan demi kesejahteraan bersama," tutup Heri.