Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angkat Cerita “Dempu Awang, Sanggar Titi Bah Duta Badung Tampilkan Arja Klasik di PKB ke-46

Bali Tribune / TAMPIL - Sanggar Titi Bah, Banjar Teguan Desa Punggul Kecamatan Abiansemal, tampil sebagai duta Kabupaten Badung dalam pementasan Arja Klasik, Kamis (4/7), di Art Center Bali.

balitribune.co.id | DenpasarSanggar Titi Bah, Banjar Teguan Desa Punggul Kecamatan Abiansemal, tampil sebagai duta Kabupaten Badung dalam pementasan Arja Klasik, Kamis (4/7), di Art Center Bali. Pada pementasan ini, sanggar Titi Bah membawakan cerita “Dempu Awang”.

Menurut penuturan Ketua Sanggar Seni Titi Bah, I Gusti Made Sumadi, S.Ag., cerita Dempu Awang ini, dikutip dari satua Bali kuno yang dikemas menjadi pertunjukan arja klasik. Cerita ini mengisahkan tentang Pangeran Kerajaan Kahuripan, Raden Mantri, yang mendapat pawisik dasi sebuah mimpi. Dalam mimpinya, ia dikatakan akan bertemu jodohnya dari kerajaan yang diibaratkan dengan bunga cempaka. Dalam mimpi itu disampaikan, apabila ada yang menunjukkan bahwa ada kerajaan yang diibaratkan sebagai bunga cempaka, saat itu dia akan berubah menjadi monyet yang bernama Dempu Awang. 

Berbekal mimpi itu, dia kemudian melakukan pencarian dengan menyebrangi lautan. Saat itu, nelayan disana menunjukkan kepadanya bahwa Kerajaan yang diibaratkan sebagai Bunga Cempaka adalah Kerajaan Daha. Saat itulah Raden Mantri berubah menjadi seekor Kera Putih yang bernama Dempu Awang. Dempu awang meminta agar dia dijual di pasar Kerajaan Daha.

Sementara itu Diah Agramanik dari Kerajaan Daha, meminta kepada ibu Suri, agar dicarikan seekor Kera Putih yang bisa bicara seperti manusia agar bisa diajak sebagai teman bermainnya. Ibu Suri akhirnya berhasil mendapatkan Seekor Kera Putih yang bernama Dempu Awang. 

Sejak itu, kelakuan Diah Agramanik sangat berubah. Kemana-mana selalu bersama Dempu Awang. Semakin lama,Dempu Awang semakin akrab, bahkan semakin berani kepada raden Galuh.

Di lain pihak Prabhu Metaum, bermaksud meminang Raden Galuh Daha untuk dijadikan Istri. Sesampai di Daha, Betapa kecewanya Prabu Metaum melihat Raden Galuh bersama seekor Kera. 

Karena kecewa Prabhu Metaum marah dan ingin membunuh Si Kera dan meminta pertanggungjawaban kepada Ibu Suri,ibu Suri marah dan Menyeret Dempu Awang dari Kamar Raden Galuh, untuk di bunuh.

Sumadi mengungkapkan, persiapan untuk pementasan ini dilakukan selama 6 bulan, dari Januari sampai Juni. Untuk pementasan ini, pihaknya melibatkan sebanyak 26 seniman, yakni 14 orang penari dan 12 orang penabuh. “Harapan kami kedepan terutama bagi generasi muda, agar bisa mencintai pertunjukan arja atau pertunjukan tradisional. Selain untuk melestarikan, juga untuk dikembangkan kepada siapa saja,” harapnya.  

Pada kesempatan tersebut, Kadisbud Badung, Gde Eka Sudarwita, mengaku sangat bangga dengan apa yang sudah disuguhkan oleh sanggar seni Titi Bah yang membawakan Arja klasik. Apalagi kata dia, para pemain  arja klasik ini adalah seniman muda yang sangat bertalenta. Sehingga mampu memukau penonton dengan garapan yang apik. 

“Ini betul-betul membuat arja sebagai kesenian tradisi yang mulai diminati kembali. Tentu dengan improvisasi, baik itu dialog, gerak, koreo. yang menjadikan arja klasik ini bisa lebih menarik dan diminati. Kami berharap, ke depan semoga bisa terus berkembang dan bisa terus digali potensinya, sehingga menjadikan kesenian arja klasik ini bisa diminta kembali oleh masyarakat,” harapnya.

wartawan
ANA

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bunga Mulai 1,75 Persen Ditawarkan di BRI x REI Expo 2026

balitribune.co.id I Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menggenjot penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) melalui penyelenggaraan BRI x REI Expo Bali 2026. Pameran yang digelar bersama Real Estate Indonesia (REI) ini berlangsung di Living World Mall Denpasar pada 4-12 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.