Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi DBD Galakkan Peran Jumantik

foging
FOGGING - Petugas lakukan foging di rumah warga.

BALI TRIBUNE - Guna menekan angka kasus deman berdarah dengue (DBD)  Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli menggalakan peran juru pemantau jentik (jumantik). Bahkan Diskes menggalakan setiap rumah atau pekarangan ada satu orang  jumantik. Hal tersebut diungkapkan Kasis Pencegahan Diskes Bangli, I Nyoman  Sudarma, Minggu (29/7). Menurutnya, tugas  jumatik selain melakukan pemeriksaan jentik pada rumah yang ada di lingkunganya, menggerakkan masyarakat dalam kegiatan pemberantasan sarang nyamuk(PSN) serta memberikan penyuluhan  tentang cara penulranya dan juga cara pencegahanya. Disinggung jumlah kasus kasus deman beradrah, kata I Nyoman Sudarama  terjadi penurunan kasus DBD yang cukup signifikan . Untuk tahun 2017 tercatatat sebanyak 320 kasus, sementara  dari bulan Januarai  samapi Juni 2018 tercatatat 23 kasus. “Bahkan untuk bulan Juni 2018 tidak ditemukan kasus DBD,” sebutnya. Menurunnya kasus DBD disebakan banyak factor diantaranya iklim dan keberhasilan gerakan  pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta semakin tubunhya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta gencarnya petugas kesehatan melakukan penyuluhan baik itu langsung kemasyarakat maupun ke sekolah-sekolah. Disinggung gejala seseorang terserang  DBD, kata I Nyoman Sudarma  ciri klinisnya yakni demam tinggi yang mendadak 2 -7 hari, trombositopeni, pada hari ke 3-7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100.000/mm. Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia, lemah, mual-mual, muntah, sakit perut, diare, kejang, dan sakit kepala, pendarahan pada hidung dan gusi dan rasa sakit pada otot dan persendian, timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. Langkah pencegahan yang paling efektif yakni memberantas sarang nyamuk  melalaui PSN  melalui gerakan 4 M yakni menguras tempat penyimpaman air, menutup tempat penampungan air, mengubur atau menutup barang bekas yang dapat menampung air, serta memantau semua lokasi air yang dapat menjadi tempat nyamuk berkembang biak.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.