Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Konflik Sampah, Dit Intelkam Gelar FGD

Bali Tribune/FGD - Subdit III Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah intansi terkait, akademisi, tokoh masyarakat, TNI dan Kejaksaan di Denpasar, Kamis (5/12).
balitribune.co.id | Denpasar - Permasalahan sampah di Bali kian mengkhawatirkan. Timbunan sampah mencapai 4.281 ton per hari. Sementara penanganan sampah dengan baik baru 2.061 ton per hari atau 48 persen. Sampah yang belum ditangani dengan baik sebesar 2220 ton per hari dengan rincian; dibakar 19 persen, dibuang ke lingkungan 22 persen dan dibuang ke saluran air 11 persen. Hal ini berpotensi konflik masalah sampah yang akan menggangu Kamtibmas. Sebab, jumlah dan luas TPA di setiap Kabupaten/Kota masih terbatas, volume sampah terus meningkat, pola pengelolaan sampah masih menggunakan pola lama, yaitu kumpul dan angkut, kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah masih rendah dan minimnya tempat produksi sampah organik. 
 
Untuk mengantisipasi terjadinya konflik sampah tersebut, Subdit III Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah intansi terkait, akademisi, tokoh masyarakat, TNI dan Kejaksaan di Denpasar, Kamis (5/12). "Hari ini kita membicarakan sampah tapi bukan sampah yang dibicarakan, namun solusinya. Sampah tidak bisa dihentikan semasih adanya kehidupan. Melalui forum ini akan dibahas bagaimana cara mengantisipasi konflik yang terjadi berkaitan dengan sampah dari berbagai sudut pandang. Kami berharap dari hasil diskusi hari ini mampu memberikan sumbangsih kepada pemerintah dan permasalahan tidak berlarut-larut. Bali sebagai barometer Pariwisata malu kalau banyak sampah," Wadir Intelkam Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi, SIK saat membuka kegiatan diskusi FGD.
 
Dikatakan Wahyudi, maksud dan tujuan kegiatan adalah untuk menyamakan persepsi dalam penanganan sampah guna mewujudkan Bali yang bersih dan nyaman serta mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. "Untuk itu, atas nama Pimpinan Polda Bali, kami meminta masukan dari hadiran untuk bertukar pikiran tentang penanganan sampah di Bali," ujarnya.
 
Sementara Kepada Dinas Lingkungan Hidup provinsi Bali, I Made Teja mengatakan, dengan penduduk Bali 4,3 juta jiwa dan 15 juta wisatawan, permasalahan sampah baru kita rasakan. Mengurus sampah tidak mudah dan biaya penggelolaan sampah yang modern belum terpenuhi dan saat ini masih berproses  akan dilakukan tender Investor dalam KBPU. Kondisi riil saat ini, di TPA Suwung  dan TPA di kewilayaan adalah kebakaran yang sering terjadi saat musim kemarau. Karena saat ini masih terjadi permasalahan di TPA Suwung, maka pemgelolaan sampah sementara diserahkan kepada masing - masing Kabupaten.
 
Sampah yang masuk ke TPA Suwung sebagaian besar adalah sampah rumah tangga dan harus dilakukan penggolahan secara maksimal. Pemerintah tidak ada perintah untuk menutup TPA tapi pengelolaan akan di kendalikan. Saat ini prasarana penggelolaan sampah dalam keadaan rusak. Dengan adanya persoalan Sampah saat ini kami dari Dinas  Lingkungan Hidup akan berproses dengan syarat Pemerintahan Kabupaten/Kota mengikuti intruksi Provinsi. "Tanggal sembilan ini, kita akan lelang tender untuk kelolah sampah dua ribu ton per hari. Sementara pendaftaran peserta tender mulai tanggal dua belas sampai dua puluh Desember," katanya.
wartawan
Redaksi
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.