Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Merebaknya Kasus Rabies, Pemkab Karangasem Gelar Vaksinasi Rabies Serentak dan Depopulasi

Bali Tribune/ KOSTRASI - Sejumlah dokter hewan tengah melakukan Kastrasi terhadap HPR sebagai upaya Depopulasi atau pengeendalian populasi HPR di Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura - Berbagai upaya dilakukan oleh Pemkab Karangasem dalam mengantisipasi merebaknya kembali kasus Rabies dan kasus gigitan anjing liar di Karangasem, salah satunya menggencarkan gerakan Vaksinasi Rabies dengan menyasar Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan jenis HPR lainnya.

Selain itu Pemkab Karangasem melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, saat ini juga terus menggencarkan kegiatan pengendalian populasi HPR khususnya anjing dan kucing di Karangasem dengan Depopulasi melalui Kastrasi atau sterilisasi reproduksi HPR bekerjasama dengan Yayasan Sheva Bhuana.

Kegiatan Kastrasi ini dilaksanakan secara geratis di Lapangan Budaya Candra Bhuana, Jumat (26/4) lalu. Dalam kegiatan ini Dinas Pertanian Karangasem bersama Yayasan Sheva Bhuana menerjunkan sejumlas Dokter Hewan dengan kwalifikasi khusus untuk melakukan bedah kastrasi terhadap puluhan HPR milik warga.

Kegiatan ini mendapatkan antusias dari masyarakat, ini dibuktikan dengan kedatangan puluhan masyarakat yang membawa anjing dan kucing miliknya untuk di Kastrasi. Tujuannya agar populasi anjing dan kucing dapat dikendalikan. Dana kegiatan ini menurut Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, merupakan hari kedua pelaksanaan Depopulasi HPR, di hari pertama telah dilakukan di Desa Bugbug.

Pihaknya melalui Keswan (Kesehatan Hewan) dalam kegiatan ini juga menyediakan vaksinasi rabies secara gratis bagi masyarakat yang membawa hewan peliharaannya ke lokasi. "Ini hari kedua kita laksanakan kegiatan Depopulasi HPR di bulan ini, pertama kemarin di desa Bugbug sekarang di Kecamatan Karangasem. Kenapa kami adakan disini, karena yang paling banyak adanya kasus rabies ya di dua wilayah ini," ujarnya.

Untuk diketahui kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem selama bulan Januari hingga April 2024 mencapai 477 kasus. Dari total kasus tersebut, didapatkan 19 anjing yang positif rabies. Sementara, eliminasi HPR telah dilakukan pada anjing-anjing yang meresahkan ataupun yang sudah terjangkit penyakit rabies, dengan total eliminasi 55 ekor anjing. "Untuk anjing/kucing yang sudah perbak di vaksinasi rabies wajib dilakukan melakukan vaksinasi ulang setiap 1 tahun sekali," katanya.

Hal ini demi tetap menjaga kekebalan tubuh hewan tersebut terhadap virus rabies. Wayan Sugiartana salah satu masyarakat yang membawa hewan peliharaannya untuk di Kakstrasi dan Vaksinasi Rabies mengaku lega akhirnya HPR peliharaannya bisa di Kastrasi dan lainnya di Vaksinasi Rabies. "Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat ya, saya bawa dua anjing, satu untuk disteril dan satu lagi untuk divaksin,” ungkapnya.

Pun demikian dikatakan pula oleh Made Suartawa yang mengaku membawa sejumlah anjing miliknya untuk di Kastrasi. "Saya punya banyak anjing di rumah dengan berbagai jenis, sudah semua saya vaksin rabies sudah lengkap. Yang satu ini anjing jenis pom saya Kastrasi agar tidak beranak pinak lagi karena anjing saya sudah terlalu banyak,” lontarnya.

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Payung Hukum Galian C Buleleng Makin Tegas, Tidak Ada Lagi Celah Penyalahgunaan Tata Ruang

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas Galian C di Kabupaten Buleleng kini memiliki pijakan tata ruang yang lebih jelas. Setelah lama kerap dipersepsikan berada di wilayah abu-abu, sejumlah kawasan yang memiliki potensi pertambangan batuan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Desa di Denpasar Rencanakan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg

balitribune.co.id I Denpasar - Sepekan terakhir  eceran LPG 3 kilogram di Denpasar sempat mengalami kelangkaan. Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang megajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengglontorkan 100 tabung per harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan Rute Tangerang, Jakarta, dan Bandung

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali melayani operasional penerbangan untuk rute dari/ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.