Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Serangan Hama Tikus, Dinas Pertanian Gencarkan “Gerdal” dan Jajaki Burung Hantu

Bali Tribune/ TIKUS- Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana saat mengikuti kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus bertempat di Subak Cemagi Let, Desa Cemagi Kecamatan Mengwi, beberapa waktu yang lalu.
Balitribune.co.id | Mangupura - Mengantisipasi meluasnya serangan hama tikus di lahan persawahan, krama subak dan kelompok tani diminta untuk lebih gencar melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus secara serius dengan cara menjaga kebersihan saluran irigasi, pola tanam yang serentak, pengeropyokan, pengasapan, memelihara musuh alami dan langkah yang paling terakhir memasang racun tikus secara selektif serta upaya niskala sesuai keyakinan masyarakat Bali.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana SSos Msi mengungkapkan hal itu pada kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus bertempat di Subak Cemagi Let, Desa Cemagi Kecamatan Mengwi, beberapa waktu yang lalu. Pada acara ini dihadiri pula oleh Kepala UPT BPTPH Bali, Perbekel Desa Cemagi, Babinkamtibmas dan krama Subak Cemagi Let. 
 
Lebih lanjut dikatakan oleh mantan Kabag Organisasi ini, sesuai laporan petugas POPT saat ini serangan hama tikus sudah terjadi dibeberapa subak dengan luas 63 hektar, sedangkan khusus di Subak Cemagi Let yang luasnya sekitar 327 hektar mendapat serangan tikus pada lokasi pembenihan sekitar 16 hektar. 
 
Untuk mengurangi penggunaan racun tikus, pihaknya juga akan menjajaki kemungkinan pemanfaatan musuh alami tikus yaitu dengan budi daya Burung Hantu, dan mengajak seluruh krama subak di Badung untuk bersama-sama melaksanakan Gerdal agar hama tikus bisa dikendalikan dan produksi pangan utama bagi masyarakat bisa dipertahankan.
 
Sementara itu Kepala UPT BPTPH Bali Ir Nyoman Suastika mengharapkan agar petani mewaspadai serangan hama tikus ini karena jika tidak ditangani dengan serius bisa menyebabkan gagal panen. Untuk itu dikatakan Kementerian Pertanian sudah meluncurkan program terkait Covid-19 yakni Gerakan Pengendalian Hama Tikus Padat Karya untuk menjaga ketahanan ekonomi petani. Pihaknya mendukung kegiatan di Subak Cemagai Let ini karena Kabupaten Badung merupakan salah satu pemasok beras bagi Bali.  
wartawan
I Made Darna
Category

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.