balitribune.co.id I Mangupura - Setelah sekian lama lowong, sejumlah jabatan strategis setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya terisi. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (30/4/2026) di Ruang Kertha Gosana.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, perwakilan Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata, Sekda Badung IB Surya Suamba, pimpinan perangkat daerah, serta organisasi kewanitaan.
Bupati Adi Arnawa menegaskan, para pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi berbasis sistem merit yang objektif, transparan, dan akuntabel. Ia meminta agar pejabat yang baru segera mengambil langkah strategis sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan mengacu pada visi pembangunan Badung.
“Kepada pejabat yang baru dilantik agar segera mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing, serta membangun sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan sejumlah prioritas, di antaranya penanganan sampah dan kemacetan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diminta mengintensifkan sosialisasi pengelolaan sampah serta mengurangi volume sampah ke TPA Suwung menjelang penutupan 31 Juli.
Sementara Dinas Perhubungan diminta melakukan pemetaan titik rawan macet serta berkoordinasi dengan kepolisian dalam rekayasa lalu lintas.
“Pejabat harus lebih banyak turun ke lapangan, membangun koordinasi dan sistem kerja yang terintegrasi agar mampu menjawab persoalan kemacetan, sampah, serta keamanan wilayah,” tegasnya.
Adapun pejabat yang dilantik di antaranya A.A. Gde Rahmadi sebagai Kadis Perhubungan, I Gede Sukadana sebagai Kadis Kebudayaan, I Nyoman R. Karyasa sebagai Kadis PUPR, Made Rai Warastuthi sebagai Kadis DLHK, I Ketut Gede Arta sebagai Kadis Kominfo, A.A. Sagung Rosyawati sebagai Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan.
Selanutnya yakni Made Surya Dharma sebagai Kepala DPMPTSP, I Ketut Wisuda sebagai Kepala BPKAD, IB Putu Mas Arimbawa sebagai Kepala Kesbangpol, A.A. Putri Mas Agung sebagai Kadis Pariwisata, I Dewa Gede Sudirawan sebagai Staf Ahli, serta A.A. Ngurah Raka Sukadana sebagai Kadis Pertanian dan Pangan.