Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antrean Panjang di Ketapang, Sopir Truk Gelar Protes di Gilimanuk

protes
Bali Tribune / BLOKADE - Sejumlah sopir truk sumbu tiga yang yang merasa terlalu lama menunggu tanpa kepastian, Senin (30/3) pagi menggelar protes dengan memblokade aktivitas bongkar muatan kapal

balitribune.co.id | Negara - Padatanya arus balik menuju Bali di Ketapang, Banyuwangi hingga Senin (20/3/2026), menyebabkan diberlakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) oleh ASDP. Para sopir truk/angkutan barang yang tidak terangkut di Pelabuhan Gilimanuk pun sempat menggelar protes dengan memblokade aktivitas bongkar muatan kapal.

Hingga berakhirnya libur panjang Idulfitri pada Senin kemarin kondisi arus balik menuju Bali masih padat. Berdasarkan informasi yang diperoleh pada Senin kemarin sebenarnya Puncak arus balik tercatat pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+7), dengan total 56.365 penumpang dan 19.057 unit kendaraan menyeberang dari Jawa ke Bali. Komposisi didominasi sepeda motor sebanyak 12.458 unit dan mobil pribadi 4.995 unit.

Namun hingga Senin kemarin arus kendaraan menuju Bali masih padat. Berdasarkan pemantauan di Posko Angkutan Lebaran Ketapang-Gilimanuk hingga Senin sore pukul 15.00 Wita, ekor antrean kendaraan tercatat mencapai sekitar 5,8 km dari akses masuk Pelabuhan Ketapang. Antrean kendaraan dengan dominasi kendaraan kecil, truk sedang, truk besar, serta bus besar yang terus bergerak menuju pelabuhan.

Merespons lonjakan tersebut, ASDP bersama operator kapal lainnya mengoperasikan total 34 kapal. Sebanyak 22 kapal di antaranya menerapkan pola TBB di Dermaga 3, MB 4, LCM, dan Bulusan, serta didukung 4 kapal perbantuan guna mempercepat rotasi dan menjaga ritme layanan tetap stabil. Sejumlah buffer zone telah dioptimalkan sebagai kantong parkir sekaligus titik pengendalian arus.

Dengan skema TBB, kapal yang tiba di Pelabuhan Gilimanuk hanya melakukan bongkar muatan dan langsung kembali ke Pelabuhan Ketapang tanpa mengangkut kendaraan dari Bali. Akibatnya, truk bersumbu tiga yang hendak menyeberang ke Ketapang tidak terangkut. Skema TBB ini memicu dinamika di kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang berdampak pada terhentinya sementara proses bongkar muatan kapal.

Sopir truk bersumbu tiga di Pelabuhan Gilimanuk yang merasa terlalu lama menunggu tanpa kepastian, menggelar aksi dengan memblokade kapal yang akan bongkar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Sekitar pukul 11.36 Wita para sopir memarkir melintang truk di area dermaga. Aksi para sopir truk ini menghambat kendaraan yang turun dari kapal.

Manager Humas PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian mengakui adanya dinamika tersebut. Ia menyebut aksi protes para sopir truk di Pelabuhan Gilimanuk dipicu adanya kebijakan TBB yang membuat kendaraan dari Gilimanuk tidak terangkut.

“Kejadiannya pada Senin pagi. Mereka protes karena penerapan TBB, sehingga kendaraan dari Gilimanuk tidak bisa dimuat,” ujarnya Senin sore.

Menurutnya, kebijakan sekema TBB tersebut ditetapkan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan ASDP hanya menjalankannya saja. Terhadap aksi para sopir tersebut pihaknya berupaya memberikan edukasi dan menenangkan pengguna jasa yang terdampak. “Kami di ASDP mengikuti kebijakan dari BPTD. Yang bisa kami lakukan adalah mengedukasi dan menenangkan pengguna jasa,” tambahnya.

Setelah dilakukan penanganan dan penyesuaian kebijakan, truk sumbu tiga yang sempat tertahan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk tersebut akhirnya dapat diseberangkan menuju Pelabuhan Ketapang. “Sekarang sudah normal kembali. Tadi sudah bisa ditangani dan kendaraan akhirnya dimuat untuk menyeberang,” paparnya. Pihaknya juga memastikan kondisi di Pelabuhan Gilimanuk telah kembali normal.

wartawan
PAM
Category

Festival Semarapura ke-8 Resmi Dibuka

balitribune.co.id I Semarapura - Asisten Deputi Strategi Event Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (RI), Fransiskus Handoko, S.T.Par., M.Sc bersama Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra membuka secara resmi Festival Semarapura ke-8 di Depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Kecamatan Klungkung, Selasa (28/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemerintah Tambah Kuota Pengiriman Sapi ke Luar Daerah

balitribune.co.id I Singaraja - Keluhan peternak dan pengusaha terkait terbatasnya kuota sapi direspon cepat pemerintah. Melalui Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi, kuota sapi Bali ke luar daerah yang sebelumnya telah habis ditambah cukup signifikan yakni sebanyak 3.500 ekor, mengingat permintaan di pasar masih cukup tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Bentuk Satgas Penanganan Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Sampah untuk mengawal kebijakan pembatasan jenis limbah di TPA Mandung per 1 Mei 2026. Satgas ini akan melibatkan banyak instansi dan bertugas melakukan pengawasan hingga penindakan untuk memastikan masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ilegal, Satgas PASTI Hentikan Praktik Jasa Penyelesaian Pinjol PT Malahayati

balitribune.co.id | Jakarta - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan PT Malahayati Nusantara Raya (“Malahayati”) yang menawarkan jasa penyelesaian permasalahan pinjaman online dan keuangan lainnya sampai dengan pemenuhan izin usaha terkait sesuai ketentuannya, Senin (27/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pengeroyokan di Panjer, Pemuda Asal Manggarai Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kericuhan pecah di Jalan Waturenggong III, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan pada Minggu (26/4/2026) dini hari. Seorang pemuda, Muhamad Rifky Ferdiansyah (22), menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga mengalami luka-luka serius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.