Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aplikasi Iptek Bagi Generasi Alfa

Bali Tribune/Parenting – Kemenristek Dikti melalui Universitas Dhyana Pura mengadakan Parenting Pola Asuh dan Gaya Komunikasi Terhadap Anak Usia Dini di TK Angel Hearts Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar - Generasi Alfa adalah generasi yang lahir setelah tahun 2010. Kemajuan teknologi yang pesat mempengaruhi mereka, mulai dari gaya belajar, materi yang dipelajari di sekolah, sampai dengan pergaulan mereka sehari-hari. Sejalan dengan kemajuan zaman, menuntut lembaga pendidikan dalam hal ini Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik dan humanis. Aspek penting dalam perkembangan anak usia dini adalah tumbuh kembang seorang anak dapat terjadi melalui berbagai kegiatan yang dilakukan saat bermain dan pengalaman dari panca inderanya. Salah satu realisasi metode bermain sambil belajar adalah dengan mengaplikasikan Alat Permainan Edukatif (APE) yang difungsikan untuk mengembangkan berbagai pengembangan pada anak usia dini. 
Untuk itu, Kemenristek Dikti melalui Universitas Dhyana Pura dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), yaitu PKM-Taman Kanak-Kanak Di Desa Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Provinsi Bali, melakukan kegiatan pengabdian guna meningkatkan pengetahuan serta pemahaman guru akan APE.
Ketua kegiatan Elizabeth Prima, S.Th., M.Pd memaparkan, APE sangat baik bagi perkembangan anak usia dini. Selain aman dan tidak berbahaya pada anak, APE juga dirancang untuk mendorong aktivitas dan kreativitas anak karena mengandung nilai pendidikan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa proses belajar mengajar dapat lebih mudah dan cepat diterima anak dengan penggunaan APE. Selain itu, konsentrasi anak pun lebih terlatih, menambah daya ingat karena dilakukan langsung oleh masing-masing anak serta menjamin atmosfir pembelajaran yang kondusif di dalam kelas.
Kegiatan PKM ini melibatkan mitra, yaitu TK Angel Hearts yang berada di lingkungan Desa Renon, Denpasar Selatan. Dara Astuti, Koordinator TK Angel Hearts dan Ni Luh Made Dwi Ari Prismayanti, S.Pd, Kepala Sekolah TK Angel Hearts Denpasar, mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan dukungan kepada tim pengabdi. Terlebih program ini merupakan kali pertama dan pengalaman baru bagi TK Angel Hearts, khususnya guru, anak-anak, dan orang tua.
Kegiatan yang dilakukan dalam PKM ini berupa pelatihan pembuatan APE, yaitu softbook dan celemek cerita yang dibawakan oleh akademisi dari Universitas Dhyana Pura yaitu Putu Indah Lestari, S.P., M.Pd. Berikutnya, dilaksanakan juga demo masak makanan utama dan kudapan, serta pengukuran status gizi pada anak-anak oleh Ravi Masitah, S.Gz., M.Gizi. Tim pengabdi juga memberikan bantuan alat permainan indoor berupa ring basket mini, gawang sepak bola, deduplak, permainan outdoor berupa ayunan. Untuk menunjang pengukuran status gizi maka tim memberikan bantuan berupa alat kesehatan (timbangan badan, microtoise) dan buku siklus menu gizi seimbang. 
Di akhir kegiatan PKM, psikolog Ni Nyoman Ari Indra Dewi, M.Psi. Psikolog dari Tim Pengabdi memaparkan tentang parenting bagi orang tua dan guru dengan materi, “Pola Asuh dan Gaya Komunikasi Terhadap Anak Usia Dini.” 
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat membantu guru dalam mengaplikasikan kegiatan belajar mengajar yang kreatif bagi anak-anak.
 
 
 
 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.