Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

Padat di padangbai
Bali Tribune / PADAT - Suasana arus balik lebaran di Pelabuhan Padang Bai, terpantau padat, Selasa (24/3/2026)

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Satwika, salah seorang penumpang kapal Ferry mengatakan arus penumpang di Pelabuhan Lembar Lombok yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, sangat padat. “Di kapal penumpangnya padat sekali pak, saya sampai tidak dapat tempat duduk, mau gak mau harus nyewa tikar atau beli biar bisa duduk. Itupun berdesakkan dengan penumpang lainnya yang juga tidak dapat tempat duduk,” ungkapnya.

Dari pantauan di Pelabuhan Padang Bai, Selasa (24/3/2026) kendati arus penumpang yang tiba di Bali melalui pintu masuk pelabuhan cukup padat, namun pemeriksaan identitas penumpang atau penduduk pendatang di pintu keluar dermaga nampak longgar dan tidak terlihat ada petugas dari Disdukcapil dan Sat Pol PP yang berjaga melakukan pemeriksaan identitas kependudukan.

Sementara itu BPTD Satpel Padang Bai menyebutkan peningkatan arus balik di Pelabuhan Padang Bai sudah terjadi sejak Senin 23 Maret 2026 kemarin, dimana pengelola pelabuhan menambah jumlah Trip dari 13 menjadi 25 Trip penyeberangan.“Yang padat dari pantauan kami itu tanggal 23 Maret kemarin, sesuai dengan arahan dari Lembar bongkar muat kapal waktunya 90 menit. Nah kalau kapan arus baliknya mencapai puncaknya itu belum bisa diprediksi, tapi kalau cuti bersamanya kan berakhir pada Tanggal 24 Maret, kemungkinan setelah itu,” sebut Pengawas BPTD Satpel Padang Bai, I Ketut Sugiartono.

Artinya kendati cuti bersama lebaran berakhir pada 24 Maret 2026,  namun melihat pengalaman mudik balik tahun sebelumnya pengelola Pelabuhan Padang Bai memperkirakan puncak arus balik di Pelabuhan Padang Bai akan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 Maret mendatang tepatnya setelah Hari Raya Ketupat. 

wartawan
AGS
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.